Kompolnas-KPAI Datangi Polda Jateng, Pantau Kasus Oknum Polisi Tembak Mati Pelajar di Semarang

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Sabtu, 30 November 2024 | 07:25 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang – Kasus oknum polisi di Semarang yang menembak mati pelajar berinisial GRO (17) mendapat perhatian banyak pihak. Diantaranya yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI.

Kunjungan Kompolnas ke Mapolda Jateng dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB dilanjutkan dengan kunjungan KPAI pada pukul 17.00 WIB. Kunjungan tersebut disambut oleh Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Rudy Mulyantoko beserta sejumlah penyidik dari Polrestabes Semarang.

BERITA TERKAIT:
Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Mahasiswi, Jasad Korban Dibuang ke Gorong-gorong
Seorang Oknum Polisi Ditangkap terkait Kasus Dugaan Pembunuhan Dosen
Seorang Oknum Polisi Ditangkap karena Diduga Terlibat Peredaran 1 Kilogram Sabu
Buntut Tahanan Tewas, Tiga Oknum Polisi Ditahan dalam Patsus
Oknum Polisi yang Jual Amunisi ke KKB Diserahkan ke Kejari Jayapura

Dalam kunjungan tersebut, Kompolnas dan KPAI bertujuan untuk mendapatkan penjelasan lengkap dari pihak Kepolisian terkait kronologi dan penanganan kasus yang cukup menonjol ini, termasuk mendengarkan langsung kesaksian dari para pelaku tawuran yang terjadi pada Minggu (24/11) dini hari di kawasan Simongan, Kota Semarang.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa rangkaian kunjungan ini merupakan bentuk sinergi antara Polda Jateng dan lembaga pengawas eksternal untuk memastikan proses penanganan kasus berjalan secara transparan dan profesional.

"Kehadiran Kompolnas, dan KPAI adalah wujud dari pengawasan yang konstruktif dalam penanganan kasus yang menjadi atensi masyarakat ini. Polda Jateng menyambut baik masukan dari berbagai pihak dalam rangka menegakkan keadilan. Kami berkomitmen untuk memberikan akses informasi yang seluas-luasnya agar semua pihak dapat memahami langkah-langkah yang kami ambil," jelas Kombes Pol Artanto.

Ia juga menegaskan komitmen Polda Jateng dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam penanganan kasus yang menjadi perhatian publik. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan dengan harapan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Semua upaya yang dilakukan bertujuan untuk memastikan keadilan dan ketertiban di tengah masyarakat tetap terjaga," tandasnya.

***

tags: #oknum polisi #penembakan #komisi perlindungan anak indonesia #komnas ham

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI