Polrestabes Bandung Amankan Tiga Pelaku Terduga Pelecehan Turis Asal Singapura
Hingga kini, dijelaskan oleh Budi, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku yang masih di bawah umur.
Minggu, 05 Januari 2025 | 07:51 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Bandung- Tiga remaja terduga pelaku pelecehan seksual terhadap dua turis asal Singapura, ditangkap oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung. Kertiga pelaku melakukan tindakantak senonoh itu di Jalan Braga, Bandung, pada Minggu (29/12/2024).
Menurut KaPolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, pihaknya bergerak cepat usai video yang diunggah melalui akun Youtube korban atas nama Darien dan Joanna viral di media sosial.
BERITA TERKAIT:
Sebanyak 131 Preman Diamankan Polisi di Bandung
Polrestabes Bandung Amankan Tiga Pelaku Terduga Pelecehan Turis Asal Singapura
Antisipasi Kemacetan Adanya Asia Afrika Festival, Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
Resahkan Masyarakat, Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan
Oknum Anggota Polri Marah-Marah saat Ditegur karena Tak Pakai Masker
Ketiga pelaku yang ditangkap tersebut berinisial RF, RM, dan MCA. Ketiganya merupakan pelajar berusia 17 tahun dari Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. “Alhamdulillah, tadi malam, kami berhasil menangkap tiga terduga pelaku tersebut atas nama RF, RM dan MCA,” ujar Budi, Sabtu 5 Januari 2025.
Ketiga terduga pelaku tersebut, imbuh Budi, bertemu korban ketika sedang mencari makan di kawasan Braga. Pelaku penasaran melihat korban yang sedang membuat vlog berbahasa Inggris, lalu mengikuti korban.
Budi membeberkan salah satu terduga, RF mengaku secara tidak sengaja menyentuh bagian belakang badan korban karena jalan sempit. Sementara itu, RM mengaku menyentuh tas, dan MCA tidak melakukan tindakan apa pun terhadap korban. “Atas nama RF juga memang mengakui mengacungkan kedua jarinya di depan wajahnya dan juga mendahului daripada korban,” ungkapnya.
Pihaknya, sambung Budi telah berusaha menghubungi Kedutaan Besar Singapura, namun sampai saat ini belum ada respons. Sebagai langkah alternatif, pihak kepolisian menghubungi korban melalui email. "Alhamdulillah dijawab oleh korban korban sudah ber-email dengan Kanit PPA kami dan memang menjawab bahwa menyerahkan seluruhnya kepada kepolisian,” imbuhnya.
Hingga kini, dijelaskan oleh Budi, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku yang masih di bawah umur. Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung. "Untuk kasus ini sendiri memang perlu pembuktian lagi, karena ini baru keterangan sepihak, yaitu dari keterangan korban berdasarkan sosial media, sedangkan dari keterangan terduga pelaku memang sudah di BAP," ucap Budi.
Untuk diketahui, wisatawan asal Singapura bernama Joanna dan pasangannya Darien pada hari itu sedang berjalan-jalan di Jalan Braga, Kota Bandung untuk membuat vlog.
Keduanya, saat membuat vlog tampak dibuntuti oleh sejumlah orang yang tak dikenal. Bahkan, orang-orang yang tidak dikenal itu pun terlihat masuk dalam rekaman vlog dan diduga melakukan pelecehan seksual dengan menyentuh bagian belakang tubuh Joanna.
***tags: #polrestabes bandung #kapolrestabes #pelecehan seksual #turis #singapura
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak
13 Januari 2026
Terdakwa Kasus Korupsi Jual Beli Gas Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta
13 Januari 2026
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027
13 Januari 2026
Bus Transjakarta Tabrak Tiang di Jaksel, Diduga Sopir Ngantuk
13 Januari 2026
Xabi Alonso Dipipecat sebagai Pelatih Real Madrid setelah Gagal Juara Piala Super Spanyol
13 Januari 2026
PSG vs Paris FC: Les Parisiens Kalah 0-1
13 Januari 2026
Liverpool vs Barnsley: The Reds Menang Meyakinkan 4-1
13 Januari 2026
Kemenag Salurkan Bantuan untuk Tokoh Agama dan Majelis Taklim di Sumbar
13 Januari 2026
Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
13 Januari 2026
Dua Pengedar Narkotika Diringkus Polisi di Jakbar
13 Januari 2026
Menag dan Dubes Yaman Bahas Stabilitas Kawasan dan 7000 Pelajar Indonesia di Yaman
13 Januari 2026

