Pemprov Jateng Salurkan Logistik Kebencanaan Rp478 Juta untuk Warga Terdampak Banjir Brebes

Ada 33 sekolah yang terdampak.

Selasa, 21 Januari 2025 | 13:48 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Brebes- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan kebutuhan logistik kebencanaan senilai Rp478 juta untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Brebes.

Bantuan itu berasal dari Dinas Sosial Jateng senilai Rp284 juta, Dinas Ketahanan Pangan Jateng senilai Rp120 juta, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng senilai Rp74 juta.  

BERITA TERKAIT:
GAS Jateng 2025 Hadirkan Lini Mobil Premium dan Promo Diskon Puluhan Juta Rupiah
Viral di Medsos Rombongan Truk Bantuan Pemprov Jateng Lintasi Sitinjau Lauik
Pemprov Jateng Gandeng Pemerintah Inggris Guna Perkuat Infrastruktur Logistik
Luncurkan FED, Pemprov Jateng Berkomitmen Percepat Transisi Energi
Di Ajang Sutami Award 2025, Pemprov Jateng Raih Peringkat II Nasional

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat mengunjungi lokasi pengungsian di Balai Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes pada Selasa, 21 Januari 2025 pagi. "Kami membawa makanan siap saji, beras, kasur lipat, tenda, selimut, dan lain lain," ucapnya.

Nana dalam kunjungan, berbincang dengan pengungsi untuk memastikan kondisi layanan pemeriksaan kesehatan, hingga stok bahan pangan di dapur umum.

"Pengungsi di Desa Krasak masih ada 300-an orang. Sedangkan warga lainnya sudah mulai kembali ke rumah. Masyarakat ditampung di beberapa tempat selain di Balai Desa Krasak," kata Nana.

Sebagai informasi, banjir di daerah tersebut terjadi sejak Minggu, 19 Januari 2025 lalu  dikarenakan intensitas hujan yang tinggi. Akibatnya, Sungai Pemali yang melintas kabupaten tersebut meluap.  

Dampaknya, banjir tersebut meluap hingga Kecamatan Jatibarang, Songgom, Larangan, Wanasari, Brebes, Bantarkawung, Tonjong, dan Salem. banjir tersebut menggenangi ribuan rumah dengan ketinggian bervariasi dari 20 cm hingga 80 cm. 

Selain membanjiri 5.011 unit rumah, banjir tersebut juga mengakibatkan fasilitas  jembatan putus di Desa Karangjongkeng, Kecamatan Tonjong. Selain itu, area lahan pertanian yang terdampak banjir diperkirakan mencapai 95 hektar.

"Ada 33 sekolah yang terdampak. Saat ini kondisi airnya mulai surut, sebagian besar warga mulai kembali ke rumah," kata Nana. 

Nana pada kesempatan tersebut, meminta pemerintah daerah, provinsi, dan TNI/Polri melakukan upaya gotong royong pembersihan rumah-rumah. "Kami dan relawan juga terus mengamati perkembangan terkait kondisi cuaca saat ini," kata dia. 

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Supriyadi, menambahkan, pada mulanya ada 33 sekolah yang terdampak banjir. Namun, seiring perjalanan waktu, banjirnya sudah mulai surut. Diharapkan sekolah-sekolah tersebut bisa digunakan lagi. 

***

tags: #pemerintah provinsi jawa tengah #kabupaten brebes #banjir #dinas ketahanan pangan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI