Rekor Pendanaan Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden AS

Trump memutuskan untuk memindahkan upacara ke dalam ruangan.

Rabu, 22 Januari 2025 | 05:04 WIB - Internasional
Penulis: - . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali terpilih dalam pemilihan presiden dan siap dilantik pada 20 Januari 2025 di Washington DC. Awalnya, acara pelantikan direncanakan berlangsung di bagian depan barat Gedung Capitol AS.

Trump memutuskan untuk memindahkan upacara ke dalam ruangan, tepatnya di Capitol Rotunda, karena suhu udara yang dingin. Upacara pembukaan diperkirakan akan dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, termasuk Wakil Presiden Tiongkok Han Zheng, Presiden Ekuador Daniel Novoa, dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar.

BERITA TERKAIT:
Gus Yasin Ajak Insan Media Berkolaborasi Bangun Jateng
Lantik 114 Pejabat Pemkab Brebes, Bupati Paramitha : Saya Tidak Takut Diancam dan Digertak
Bupati Syamsul Lantik Sekda dan 104 Pejabat Fungsional di Kabupaten Cilacap
Bupati Sleman Lantik Kepala Disdukcapil Baru, Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik yang Berkualitas
Bupati Wonosobo Lantik 112 Pejabat Baru, Ini Pesannya

Hadir juga adalah tiga orang terkaya di dunia, Elon Musk, Mark Zuckerberg, dan Jeff BezosSelain itu, presiden Universitas Yeshiva, Rabbi Dr dan tokoh agama lainnya diundang Ali Berman, Pusat Pendidikan Islam Karbala, Imam Husham al-Husayni, Pendeta Lorenzo Sewell dari  Gereja Detroit 180 Pastor Frank Mann dari Keuskupan Katolik Roma Brooklyn

Mengutip Associated Press, pada awal Januari lalu, Trump telah mengumpulkan lebih dari USD 170 juta (sekitar Rp 2,7 triliun) untuk pelantikannya. Jumlah ini memecahkan rekor, karena para eksekutif teknologi dan donatur besar bersemangat menyumbangkan dana dalam jumlah besar untuk membiayai acara tersebut.  

Beberapa perusahaan besar juga turut berkontribusi dalam pendanaan pelantikan ini. Adobe, misalnya, menyumbangkan USD 1 juta atau sekitar Rp 16,21 miliar. Chevron, perusahaan minyak dan gas besar di AS, juga menyumbangkan dana meskipun menolak menyebutkan jumlahnya. Alphabet, perusahaan induk Google, menyumbangkan USD 1 juta, jumlah yang sama dengan yang diberikan oleh Amazon.com. Selain itu, Bank of America dan Goldman Sachs juga turut menyumbang, tetapi tidak mengungkapkan nominalnya.  

Meta Platforms menyumbangkan USD 1 juta, sementara perusahaan yang sedang naik daun, seperti OpenAI dan Robinhood Markets, masing-masing menyumbang USD 2 juta. Perusahaan lain, seperti Uber Technologies, juga berkontribusi sebesar USD 1 juta.  

Jumlah dana yang dikumpulkan oleh Komite pelantikan Presiden Trump ini sejauh ini lebih dari dua kali lipat jumlah yang dikumpulkan untuk pelantikan Presiden Joe Biden empat tahun sebelumnya.

Ditulis oleh wartawan magang Delnavaz Ananda Cahyaningrum

***

tags: #pelantikan #donald trump

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI