PDIP Jadi Satu-satunya Partai Peduli Budidaya Bahan Makanan Pendamping Beras
Gerakan pendampingan menanam pohon bahan pangan pendamping beras akan menjadi acara berkala yang dilaporkan setiap tahun pada hari ulang tahun Ibu Mega.
Kamis, 23 Januari 2025 | 16:11 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang- DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui gerakan makanan pendamping beras. Sebab, PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai yang konsern dengan isu ketahanan pangan melalui budidaya bahan makanan pendamping beras. Apalagi, gerakan budidaya bahan pangan pendamping beras itu diamanatkan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.
Hal itu ditegaskan Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti kepada wartawan di Kantor DPD PDIP Jateng (Panti Marhaen), Kamis 23 Januari 2025.
BERITA TERKAIT:
Berikut Susunan Pengurus DPD PDIP Jateng 2025-2030
Wali Kota Semarang Agustina Galang Kekuatan ASN Bantu Pekerja Rentan
Tinjau Korban Banjir Bersama Walikota Semarang, Gubernur Jateng Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Atasi Banjir Semarang dan Sekitarnya, Gubernur Luthfi Upayakan Modifikasi Cuaca
Soal Rob di Tambakrejo, Wali Kota Semarang Agustina Perintahkan Jajaran Garap Sodetan
“PDI Perjuangan merupakan satu-satunya partai yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap makanan pendamping beras, tidak hanya sebagai retorika politik, melainkan sebagai tindakan dan aksi nyata. Hal ini sejalan dengan visi Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ucap Agustina, yang juga Walikota terpilih Kota Semarang.
Arahan Megawati untuk gerakan makanan pendamping beras pertama kali disampaikan saat pandemi Covid-19 melanda. Megawati mengutip pernyataan Bung Karno yang mengatakan perut rakyat harus kenyang. Kalau lapar pikiran tidak jernih. Kalau mau perut rakyat kenyang maka apa yang dimakan. Oleh karena itulah pendamping beras harus diperkuat.
Megawati juga mendorong agar para kepala daerah menciptakan ketersediaan dan kedaulatan pangan, jangan bergantung terus ke pemerintah pusat atau bergantung ke APBD. Megawati pun meminta kepala daerah dari PDIP jangan banyak berilusi, di awang-awang, tetapi harus melakukannya.
Dijelaskan, ada 10 bahan pokok pengganti beras, yakni singkong, jagung, pisang, sagu, ubi, hanjeli, porang, sorgum, sukun dan talas. Dari 10 jenis tanaman itu, sebagian besar dapat dibudidayakan di wilayah Jawa Tengah.
Sebagai upaya menggalakkan gerakan itu, sekaligus dalam rangkaian merayakan HUT ke-52 PDI Perjuangan, sekaligus menjadi kado ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar ‘’Kontes Pendampingan Menanam Pohon 10 Bahan Pangan pendamping beras’’.
“Peserta terdiri dari para anggota Fraksi PDIP di DPRD Jawa Tengan, DPRD kabupten/ kota, para kepala daerah dan wakil kepala daerah serta para kepala daerah terpilih dan wakil kepala daerah terpilih dari PDI Perjuangan,” jelasnya.
Melalui gerakan itu, setiap anggota DPRD dan kepala daerah kader PDI Perjuangan diwajibkan untuk mendampingi kelompok tani, menanam pohon bahan makanan pendamping beras dan mendorong peningkatan nilai ekonomi komoditi pertanian.
Bahan pangan pendamping beras sebetulnya bernilai ekonomi yang tinggi, namun tergeser oleh pola konsumsi beras yang sudah sangat mengakar di masyarakat. Nilai ekonomi singkong, misalnya, dapat dilihat dari nilai perdagangan singkong dan produk olahannya. Singkong juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti tepung, keripik, dan gaplek.
Pada 2023, nilai perdagangan bahan baku singkong di Indonesia mencapai Rp 20 triliun per tahun. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil singkong terbesar di dunia. Selain itu, singkong kaya akan vitamin A, vitamin C, dan beta-karoten, bermanfat sebagai sumber energi yang rendah lemak dan bebas kolesterol, mampu tumbuh baik di lahan subur maupun marjinal, serta teknologi budidayanya sederhana.
“Satu batang pohon singkong dapat menghasilkan sekitar 7 kg singkong. Bisa dihitung, berapa besar volume produksi apabila ditanam dalam skala luas,” jelas Agustina.
Ia menambahkan, gerakan pendampingan menanam pohon bahan pangan pendamping beras akan menjadi acara berkala yang dilaporkan setiap tahun pada hari ulang tahun Ibu Mega.
“ini sebagai hadiah Istimewa dari para kader PDI Perjuangan kepada Ibu Mega yang pada 23 Januari 2025 berulang tahun ke-78,” pungkas Agustina.
***tags: #agustina wilujeng #pdi perjuangan #bahan makanan #megawati soekarnoputri #pendamping beras
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Lab Tembakau Sintetis di Jaksel
20 Januari 2026
Pemda dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
20 Januari 2026
Sebanyak Tiga Orang Ditangkap terkait Kasus Gas Oplosan di Bekasi
20 Januari 2026
Tim PkM USM Ajak Guru TK di Semarang Tingkatkan Kualitas Pribadi dan Profesionalitas
20 Januari 2026
Tim PkM USM Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan Usaha Multi Bidang
20 Januari 2026
Oknum Guru Diduga Cabuli Belasan Siswi SD di Tangerang
20 Januari 2026
Sepanjang 2025 Pemkot Semarang Berhasil Kendalikan Stunting dan Capaian UHC 100 Persen
20 Januari 2026
Perjalanan Kereta Wisata Terganggu Akibat Banjir
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Periksa Substantif Naturalisasi WNA asal Korsel dan Yaman
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Peresmian Posbankum Provinsi DIY
20 Januari 2026
Meskipun Cuaca Ekstrem, Sumarno Pastikan Ketersediaan Pangan di Jateng Aman
20 Januari 2026

