Teknik Kimia Unwahas Semarang Gelar Praktek Pembuatan Eco Enzyme
mendukung pencapaian konsep keberlanjutan
Jumat, 24 Januari 2025 | 20:00 WIB - Didaktika
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Semarang – Jurusan Teknik Kimia Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menggelar praktek pembuatan eco enzyme. Praktek ini digelar dalam rangka menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dosen Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Limbah Padat (TPLP) Unwahas Semarang Dr. Rita Dwi Ratnani, ST.,M.Eng., IPM menjelaskan bahwa pendidikan tinggi juga dituntut untuk mengembangkan kurikulum dan mengembangkan budaya yang mendukung pencapaian konsep keberlanjutan.
BERITA TERKAIT:
Unwahas Semarang Lepas 181 Mahasiswa KKN Tematik, Didorong Mampu Tertibkan Administrasi Kependudukan
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Gelar Benchmarking dan Jalin Kerjasama dengan Untag Surabaya
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Gelar Benchmarking dan Jalin Kerjasama dengan Untag Surabaya
Tim PkM Unwahas Semarang Tingkatkan Kualitas Produksi dan Manajemen Usaha UKM Ngudi Mulyo di Ngabedan Kendal
Satgas PPKPT Unwahas Semarang Gencarkan Sosialisasi Anti Kekerasan Kepada Perwakilan Ormawa
“Pendidikan tinggi juga harus mempromosikan keberlanjutan dan terlibat aktif dalam mempersiapkan mahasiswa agar memahami tantangan global dan menjadi aktor aktif dan contoh dalam menerapkan prinsip keberlanjutan,” katanya, Jumat (24/1).
Ketua Jurusan Teknik Kimia Unwahas, Dr. Indah Hartati, ST., MT bersama dengan tim dosen di Program Studi Teknik Kimia (PSTK) merespon hal tersebut dengan mengimplementasikan konsep keberlanjutan pada silabi mata kuliah dan proses pembelajarannya. Salah satu mata kuliah di PSTK Unwahas dengan inkorporasi konsep keberlanjutan adalah Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Limbah Padat (TPLP) yang diampu oleh Dr. Rita DR., ST.., MT.Eng., IPM.
Dijelaskannya, Eco enzyme pada dasarnya adalah produksi enzyme dari limbah organic (kulit buah dan sayuran) melalui proses fermentasi. Perkembangan inovatif produksi eco-enzim adalah metode alternatif terbaik untuk mengolah limbah padat organik secara produktif; selain itu, hal ini mengarah pada kerangka kerja untuk mencapai “zero waste” dengan mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang bahan sampah organik rumah tangga.
Lebih lanjut, Dr. Rita juga menyampaikan bahwa eco enzyme dapat lebih lanjut digunakan untuk bahan baku maupun aditif pada berbagai produk. Produk sanitary, pupuk organic, desinfektan dan pemurnian air merupakan contoh contoh potensi aplikasi dari eco enzyme. Salah satu produk yang juga dikembangkan oleh civitas akademik di PSTK Unwahas adalah sabun padat, sabun laundry, desinfektan dan pupuk dengan inkorporasi eco-enzyme.
***tags: #unwahas semarang
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kanwil Kemenag Sumbar Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Agam
11 Desember 2025
Terdampak Banjir, 225 Siswa Sekolah Rakyat di Aceh Dipulangkan Sementara
11 Desember 2025
Kemenag Matangkan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Ditjen Pesantren
11 Desember 2025
Sebanyak Lima Orang Ditangkap terkait OTT Bupati Lampung Tengah
11 Desember 2025
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
11 Desember 2025
Reformasi Regulasi Dam Disebut Bisa Kuatkan Ekonomi Peternak Lokal
11 Desember 2025
Juventus vs Siprus Pafos: Bianconeri Menang 2-0
11 Desember 2025
PSIM Yogyakarta Siap Gelar Laga Malam di Stadion Sultan Agung
11 Desember 2025
Mensos Sebut Izin Donasi Bencana Bisa Diurus Belakangan
11 Desember 2025
Lawan Manchester City, Real Madrid Dipermalukan di Hadapan Publik Sendiri
11 Desember 2025
Perayaan Natal KCC Dimeriahkan Tari Bali dan Musik Angklung.
11 Desember 2025

