Santunan Kecelakaan Rp 50 Juta Raib Dijambret, Sugeng Warga Demak Kembali Tertimpa Musibah
Musibah kembali menimpa Sugeng (49), warga Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Demak. Setelah istrinya, Tri Lestari (48), meninggal terlindas truk saat mencari LPG 3 kg, kini uang santunan Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta yang baru saja diterimanya raib digondo
Senin, 10 Februari 2025 | 21:16 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Demak- Musibah kembali menimpa Sugeng (49), warga Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Demak. Setelah istrinya, Tri Lestari (48), meninggal terlindas truk saat mencari LPG 3 kg, kini uang santunan Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta yang baru saja diterimanya raib digondol jambret.
Insiden penjambretan terjadi pada Kamis (6/2/2025) pagi. Saat itu Sugeng dan adik iparnya, Absori, baru saja mengambil uang santunan di sebuah bank cabang di Kecamatan Demak. Dalam perjalanan pulang, mobil mereka mengalami pecah ban di Dukuh Brangkal, Kecamatan Wonosalam.
BERITA TERKAIT:
Telkomsel Tanam 4.000 Mangrove di Demak dan Kendal
20 Desa di Sayung Demak Jadi Target Pembentukan Posbankum
Percepat Pembentukan Posbankum, Kanwil Kemenkum Jateng Dampingi Desa di Demak
Kasus Penemuan Mayat di Demak Terungkap! Tiga Tersangka Ditangkap
Melalui Program BMD, BAZNAS Dirikan Foodcourt di Demak
Karena harus segera pulang untuk menemui tamu di rumahnya, Sugeng meninggalkan Absori di mobil dan menumpang sepeda motor warga setempat. Uang santunan sebesar Rp 50 juta disimpan dalam plastik hitam dan diletakkan di dashboard mobil.
"Tahu-tahu ada kabar kalau uang itu hilang," ujar Sugeng.
Menurut Absori, penjambret beraksi dengan mengambil uang dari dashboard melalui jendela depan sisi kanan mobil. "Pelakunya dua orang, berboncengan naik motor Vario hitam," ungkapnya.
Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi, menyatakan pihaknya telah mengumpulkan rekaman CCTV dari bank hingga lokasi kejadian untuk menyelidiki insiden tersebut. "Masih dalam proses penyelidikan terkait CCTV yang kita analisa," ujarnya.
Tragedi ini menambah duka bagi Sugeng yang masih berduka atas kepergian istrinya. Sampai hari ketujuh setelah insiden kecelakaan, tenda pelayat masih terpasang di depan rumah Sugeng. Ia juga belum kembali berjualan pentol di depan sekolah seperti biasanya.
Sebelumnya, Tri Lestari tewas dalam kecelakaan pada 4 Februari 2025. Ia terlindas truk di jalan raya Semarang-Demak saat berkeliling mencari LPG 3 kg yang langka sejak libur Imlek. Tri sempat pergi ke beberapa lokasi, namun tetap tidak berhasil mendapatkan gas yang dibutuhkan untuk jualan pentol.
4o
***tags: #demak #jasa raharja #gas lpg subsidi #pencurian
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
KAI Daop 5 Gandeng Kejari Cilacap untuk Perkuat Penanganan Hukum dan Pengamanan Aset
09 Desember 2025
Fun Walk Inklusif Warnai Peringatan HDI 2025 di Sukabumi
09 Desember 2025
Menteri ATR/BPN Siap Lindungi Lahan Bencana Sumatera dari Ancaman Mafia Tanah
09 Desember 2025
KAI Wisata Goes to School: Dekatkan Dunia Perkeretaapian kepada Generasi Muda
09 Desember 2025
Polres Semarang Gelar Latihan Gabungan Penanganan Bencana
09 Desember 2025
OJK Jateng Gandeng FKIJK Wujudkan Inklusi Keuangan untuk Pelajar dan Disabilitas Kurang Mampu
09 Desember 2025
Kereta Wisata Siap Layani Wisatawan di Masa Libur Natal dan Tahun Baru
09 Desember 2025
Miliki Komitmen Ciptakan Birokrasi yang Bersih, GubernurJateng Raih Dua Penghargaan dari KPK
09 Desember 2025
Puncak Peringatan HDI 2025, Berbagai Bantuan Diserahkan untuk Penyandang Disabilitas
09 Desember 2025
KAI Services Ambil Bagian di Pameran Hari Antikorupsi Sedunia 2025
09 Desember 2025

