Seorang Guru di Daejeon Menikam Siswi hingga Tewas, Warga Berduka

Korban ditemukan dengan luka tusuk di lantai dua gedung sekolah.

Selasa, 11 Februari 2025 | 20:07 WIB - Internasional
Penulis: - . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Daejeon – Seorang guru di Korea Selatan menusuk seorang siswi berusia delapan tahun hingga tewas di sebuah sekolah dasar di Daejeon, dalam insiden yang mengejutkan masyarakat. guru perempuan berusia 40-an itu mengakui perbuatannya kepada polisi.

Korban ditemukan dengan luka tusuk di lantai dua gedung sekolah pada Senin pukul 18:00 waktu setempat (09:00 GMT) dan dinyatakan meninggal di rumah sakit. guru tersebut berada di lokasi kejadian dengan luka tusuk yang diduga dilakukan pada dirinya sendiri.

BERITA TERKAIT:
Timnas Futsal Indonesia Tergabung di Grup A Bersama Irak dan Korsel
Indonesia vs Korea Selatan: Garuda Muda Kalah 1-0 dan Gagal Lolos ke Piala Asia U-23
Ketum PSSI Minta Garuda Muda Berjuang Habis-habisan Lawan Korsel
Kalahkan Makau 5-0, Indonesia Tempel Pemuncak Klasemen Grup J
Ditahan Imbang Laos, Gerald Vanenburg Targetkan Timnas U23 Menangi Dua Laga Sisa

Menanggapi kejadian ini, Perdana Menteri Choi Sang-mok, memerintahkan penyelidikan dan meminta pihak berwenang mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Warga setempat menunjukkan belasungkawa dengan meletakkan bunga dan boneka di gerbang sekolah yang ditutup pada Selasa.

Menurut kantor pendidikan Daejeon, guru tersebut sempat mengambil cuti enam bulan karena depresi sejak 9 Desember, tetapi kembali bekerja hanya setelah 20 hari karena dinyatakan layak oleh dokter. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa dia tidak memiliki hubungan langsung dengan korban.

Beberapa hari sebelum kejadian, guru ini diketahui menunjukkan perilaku agresif, termasuk menyerang kepala seorang guru lain. Pada Senin pagi, dua pejabat kantor pendidikan sempat mengunjungi sekolah untuk menyelidiki insiden tersebut.

Korban pertama kali dinyatakan hilang pada Senin malam setelah sopir bus sekolah melaporkan bahwa dia tidak datang untuk dijemput. Polisi akan terus menyelidiki kasus ini setelah sang guru pulih dari operasi akibat luka yang dialaminya.

Meski Korea Selatan dikenal sebagai negara yang relatif aman dengan hukum pengendalian senjata yang ketat, beberapa kasus kejahatan serius, termasuk penusukan, masih terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

"Sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak," ujar Choi Sang-mok. Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban yang mengalami kehilangan dan penderitaan besar.

Ditulis oleh wartawan magang Kuasakata Prima Fauzani

***

tags: #korea selatan #guru #siswi #menusuk

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI