Hikmah Ramadhan, DWP Kemenag Berbagi dengan Pemulung di Jaksel

Bantuan berupa bingkisan yang dibawa kali ini dapat meringankan dan membantu para pemulung.

Rabu, 12 Maret 2025 | 19:08 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Depok - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama memanfaatkan bulan Ramadhan untuk berbagai dengan mereka yang membutuhkan. DWP Kemenag mengunjungi Kampung pemulung di Rumah Penyuluhan Kreatif, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

“Kunjungan ke tempat Ibu-Bapak ini, menjadi bagian dari dedikasi DWP Kemenag dalam memperhatikan orang-orang yang membutuhkan bantuan,” kata Penasihat DWP Kemenag, Helmi Nasaruddin didampingi pengurus DWP Kemenag Pusat, Selasa (11/3/2024).

BERITA TERKAIT:
BAZNAS Fokuskan Bantuan untuk Korban Bencana Jelang Ramadhan
MUI akan Gelar Puncak Anugerah Syiar Ramadhan Akhir Mei Ini
Telkomsel Catat Kenaikan Trafik Broadband 15,7% selama Ramadan dan Lebaran 2025
Dompet Dhuafa Jateng dan UPZ Bulog Kanwil Jateng Salurkan Parsel Ramadan untuk Lansia Dhuafa di Kaki Gunung Telomoyo
Indosat Perkuat Jaringan dengan AI untuk Hadapi Lonjakan Konektivitas di Ramadan-Lebaran

“Sebenarnya program bantuan, dana sosial, dan gebyar Ramadan ini merupakan program rutin DWP Kemenag. Saya hanya meneruskan hal-hal baik dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan,” sambung Helmi Nasaruddin Umar.

Helmi Nasaruddin Umar berharap bantuan berupa bingkisan yang dibawa kali ini dapat meringankan dan membantu para pemulung dalam menghadapi Ramadan 1446 H.

“Di sini, kita membagikan 100 bingkisan untuk santunan masyarakat Kampung pemulung di Rumah Penyuluhan Kreatif ini. Ini bukti cinta kami kepada ibu, bapak dan masyarakat disini,” kata Helmi Nasaruddin Umar.

Haru Biru Bersama Para Penghafal Al Qur’an

Usai memberikan bantuan gebyar Ramadhan di Kampung pemulung, Pondok Labu, Jakarta Selatan, rombongan DWP Kemenag menuju Pondok Pesantren Maskanul Quran, di Jalan Serua Raya, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Pondok Pesantren Maskanul Quran diasuh oleh Ustaz Abd Salam. Dan saat ini sudah memiliki 48 Santri yang semuanya menghafal Al Qur’an.

“Santri kita ini, semua penghafal Qur’an, Bu Menteri. Mereka berasal dari Desa di Bima, Nusa Tenggara Barat. Kampung kami di sana terpencil, belum masuk aspal. Memang begitu terpinggirkan. Dengan tekad menghafal Qur’an, semoga ada perubahan untuk kampung kami,” kata Ustaz Abd Salam saat menerima Penasihat DWP Kemenag, Helmi Nasaruddin Umar dan rombongan.

“Di sini santri belajar mengenal Al Qur’an, belajar bahasa Arab dan Inggris. Semoga ada harapan terang di masa depan kami. Terima kasih atas kunjungan Ibu-Ibu dari Kementerian Agama,” sambung Ustaz Abd. Salam.

Penasihat DWP Kemenag, Helmi Nasaruddin Umar menyampaikan rasa senang, bangga dan sangat bahagia hari ini bisa berkumpul dengan para penghafal Al Qur’an.

“Saya sangat bahagia yang terkira, hari ini berkumpul dengan para hafidz Qur'an. Allah memberikan kelebihan bagi kalian semua anak-anakku,” kata Helmi Nasaruddin Umar sembari menangis dan memeluk para hafidzah yang masih berusia dini, dan Sebagian tidak mengenal orangtuanya.

“Hati kalian begitu mulia dan tulus, teruslah menghafal Al-Qur'an. Jauh dari NTB, Bima sana kalian datang ke sini untuk menghafal Al-Qur'an. Di mata Allah, semua orang sama. Tidak memandang tinggal di gubuk, gedung dan rumah mewah, yang dilihat amal kebaikan kita semua,” sambung Helmi Nasaruddin Umar yang terus memeluk para hafidzh sembari meneteskan air mata.

Di Pondok Pesantren Maskanul Quran ini DWP Kemenag juga memberikan sembako dan dana sosial kepada para penghal Al-Qur’an.

***

tags: #ramadhan #kemenag #bantuan #pemulung

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI