Gubernur Jateng dan Kapolri Tinjau Pos Terpadu dan Layanan Valet Ride Jelang Mudik Lebaran

Satu hari ada tiga keberangkatan, jika terjadi lonjakan pemudik, jumlah armada akan ditambah,

Rabu, 19 Maret 2025 | 20:07 WIB - Ragam
Penulis: Ardiansyah . Editor: Wis

KUASAKATACOM, BREBES – Menjelang arus Mudik Lebaran 2025, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan pos pengamanan dan pelayanan di Kabupaten Brebes pada Rabu, 19 Maret 2025.

Dua lokasi utama yang dikunjungi adalah Pos Pelayanan Valet Ride Polda Jateng di Halaman Nasmoco, Brebes, serta Pos Terpadu Idulfitri 2025 di Exit Tol Pejagan.

BERITA TERKAIT:
Tahun 2025, Pemprov Jateng dan BPN Sepakat Jaga Lahan Pangan, Siapkan 240 Sertifikasi LP2B
FK Undip Temui Gubernur Jateng, Diskusikan Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak
Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, GubernurJateng Siapkan Terobosan
Hasil Survei: 64,6 Persen Masyarakat Jateng Puas Kinerja dengan Gubernur Luthfi
Hasil Survei Gubernur-Wagub Jateng Tak Populer, Ketua TPPD Zulkifli: Keduanya Tipikal Pemimpin Substansial

Kapolri menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat yang akan resmi dimulai pada hari berikutnya.

Layanan Valet Ride Polda Jateng disediakan bagi peMudik yang menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat untuk beristirahat setelah perjalanan panjang dari Jabodetabek. Fasilitas yang tersedia di lokasi ini mencakup angkringan gratis, ruang tunggu nyaman, tempat salat, fasilitas kesehatan, toilet, serta area bermain anak.

Selain itu, layanan ini memungkinkan peMudik dengan sepeda motor untuk berpindah ke moda transportasi yang lebih nyaman. Sepeda motor mereka akan diangkut menggunakan truk, sementara peMudik dapat melanjutkan perjalanan dengan bus yang telah disediakan. Terdapat sembilan bus dan enam truk pengangkut motor dengan tiga jadwal keberangkatan dari Brebes, yakni pukul 13.00, 16.00, dan 20.00 WIB. Sepeda motor dapat diambil di Polrestabes Semarang.

"Satu hari ada tiga keberangkatan, jika terjadi lonjakan peMudik, jumlah armada akan ditambah," ujar Kapolri.

Saat meninjau Pos Terpadu Exit Tol Pejagan, Kapolri juga memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan Mudik, termasuk melalui koordinasi dengan command center di Kalikangkung dan Palimanan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan Mudik tahun ini, terutama dengan adanya insentif dari pemerintah seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket kapal, serta kebijakan Work from Anywhere (WFA) yang berpotensi meningkatkan jumlah peMudik.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mempersiapkan berbagai aspek untuk menyambut peMudik, termasuk perbaikan infrastruktur jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota yang telah digenjot selama dua pekan terakhir.

Langkah lain yang dilakukan meliputi rekayasa lalu lintas, program Mudik gratis, serta upaya stabilisasi harga bahan pangan. Salah satu strategi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan adalah sistem one way pada waktu tertentu.

"Perbaikan jalan provinsi sudah mencapai 99,9 persen, jalan nasional 100 persen, dan jalan kabupaten/kota sekitar 79,5 persen," ungkap Gubernur Ahmad Luthfi sebelumnya. (*)

***

tags: #gubernur jateng #kapolri #mudik

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI