Jelang Lebaran, Bupati Sragen Tinjau Harga dan Stok Barang di Pasar Bunder

Sidak ini bertujuan untuk memantau ketersediaan bahan sembako dan stabilitas harga di pasaran.

Sabtu, 22 Maret 2025 | 09:31 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Sragen - Menjelang perayaan IdulFitri 1446 Hijriah, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bunder Sragen, Jumat (21/3/2025).

Sidak ini bertujuan untuk memantau ketersediaan bahan sembako dan stabilitas harga di pasaran. Hasil sidak menunjukkan bahwa harga bahan pokok saat ini relatif stabil tanpa adanya kenaikan yang signifikan.

BERITA TERKAIT:
Bupati Sragen Pimpin Penyerahan SK PPPK dan Tekankan Pelayanan Publik
Bupati Sragen Tinjau Sejumlah Gereja, Pastikan Ibadah Natal Berlangsung Aman dan Khidmat
Bupati Sragen Tekankan Mutu dan Generasi Unggul Berdaya Saing
Bupati Sragen Buka Larwasda 2025: Pengawasan Diperkuat, Tata Kelola Kian Akuntabel
Bupati Sigit Tegaskan APBD Harus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Sragen

Dalam pantauan, Bupati Sigit tampak memantau harga daging ayam, daging sapi, cabai, hingga gula.

"Dari pantauan kita di beberapa komoditi, ada kenaikan harga sedikit, tapi masih dalam batas toleransi, kita cek secara umum harga masih terkendali. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan barang sekaligus tidak perlu khawatir dengan harga yang ada di pasar ini, semuanya dalam jangkauan masyarakat," ujar Bupati.

Berdasarkan pantauannya, harga beras premium Rp 13.800/kg, beras medium Rp12.800/kg, gula pasir curah Rp17.167/kg, gula pasir kemasan Rp18.667, Minyakita Rp16.500, cabai merah keriting Rp46.000.

Sedangkan harga cabai merah besar Rp35.667, cabai rawit merah Rp77.000, cabai rawit hijau Rp61.000, bawang merah ukuran sedang Rp46.000, bawang putih honan Rp41.333, dan bawang putih kating Rp43.000.

Selain itu, Bupati Sigit juga melakukan uji ukuran Minyakita, yang beberapa saat lalu, hal tersebut sempat menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Kita tadi melakukan uji ukuran, dari uji itu hasilnya 1 liter kurang 0,2, jadi masih bisa kita pahami, selisih itu dalam batas toleransi," imbuhnya.

Bupati juga mengapresiasi para pedagang yang telah menjaga kestabilan harga sembako. Ia menegaskan bahwa Pemkab Sragen akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang, terutama menjelang momen-momen penting seperti IdulFitri.

"Ini adalah upaya kami untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik, terutama saat menjelang lebaran," tambahnya.

Bupati menjelakan sidak ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sragen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama di bulan Ramadan dan menjelang IdulFitri. Orang nomor satu di Sragen itu berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemui indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar.

Dengan langkah proaktif ini, dapat menciptakan suasana IdulFitri yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat merayakannya.

***

tags: #bupati sragen #sembako #idul fitri #harga #stok

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI