Hadiri Halal Bihalal, Menag Harap Masyarakat Syukuri Kedamaian Indonesia
Menag mengapresiasi perkembangan pembangunan Pesantren As’adiyah.
Senin, 07 April 2025 | 13:35 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Wajo - halal bihalal menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia pada momen Idul Fitri. Menag Nasaruddin Umar harap hal itu menjadi salah satu cara mensyukuri kedamaian Indonesia.
Menurut Menag, Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan keragaman budaya, bahasa, dan agama. Meskipun demikian, bangsa ini mampu menjaga keharmonisan.
BERITA TERKAIT:
Menag dan Dubes Yaman Bahas Stabilitas Kawasan dan 7000 Pelajar Indonesia di Yaman
Menag Beri Arahan Pelaksanaan Program 2026 Kementerian Agama
Rumah Ibadah di IKN Diharapkan Jadi Simbol Harmoni Indonesia
Menag Lepas 100 Tukik di Peluncuran Ekoteologi Laut Baubau
Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Bahaya Adu Domba Atas Nama Agama
"Indonesia itu satu-satunya negara yang begitu luas, dengan lebih dari 17.000 pulau dan 350 bahasa lokal, tetapi tetap damai. Ini anugerah besar yang harus kita syukuri," pesan Menag saat menghadiri halal bihalal keluarga besar Pondok Pesantren As'adiyah Macanang, di Wajo, Minggu (6/4/2025).
Hadir, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) KeMenag, Helmi Halimatul Udhma, Kakanwil KeMenag Provinsi Sulsel, Aly Yafid, Bupati Wajo, Andi Rosman, Direktur Pesantren Basnang Said, serta para Kepala KankeMenag Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.
Di hadapan pengasuh, santri, dan alumni Pesantren As'adiyah, Menag memaparkan konsep trilogi kerukunan, yaitu hubungan harmonis antara manusia, alam semesta, dan Tuhan. Menurutnya, manusia adalah satu-satunya makhluk yang harus tunduk pada dua sistem hukum: hukum takwini (hukum alam) dan hukum tasyri’i (hukum syariat).
“Semua ciptaan Allah tunduk pada hukum alam, tetapi manusia juga wajib menaati hukum syariat. Inilah yang membedakan manusia sebagai khalifah di bumi,” jelasnya.
Menag mengapresiasi perkembangan pembangunan Pesantren As’adiyah. Sejumlah gedung bertingkat dan masjid telah berdiri megah.
"Bahkan sebelum saya menjadi Menteri Agama, Pondok Pesantren ini sudah berkembang pesat. Semoga ke depan kita bisa terus berbuat lebih banyak lagi," ujarnya.
Bupati Wajo, Andi Rosman, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Menteri Agama dan rombongan. Dia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, sembari mengungkap amanah yang diterima dari Menteri Agama.
"Setelah beberapa hari kami dilantik, Anregurutta menyampaikan amanah kepada kami, untuk mendukung pembangunan Pondok Pesantren As'adiyah Macanang. Anregurutta ingin menjadikan Macanang sebagai pusat pembelajaran," ungkap Bupati Andi Rosman.
"Kami berkomitmen untuk mendukung penuh upaya ini demi kemajuan pendidikan dan kemaslahatan umat," tambahnya.
Puncak halal bihalal dimeriahkan peluncuran Lazis As'adiyah sebagai lembaga amil zakat yang sudah berizin. Selain itu, dilakukan penyerahan sertifikat wakaf sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengelolaan aset wakaf untuk kemaslahatan umat.
***tags: #menag #halal bihalal #idul fitri
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
PSSI Perkenalkan Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
13 Januari 2026
Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak
13 Januari 2026
Terdakwa Kasus Korupsi Jual Beli Gas Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta
13 Januari 2026
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027
13 Januari 2026
Bus Transjakarta Tabrak Tiang di Jaksel, Diduga Sopir Ngantuk
13 Januari 2026
Xabi Alonso Dipipecat sebagai Pelatih Real Madrid setelah Gagal Juara Piala Super Spanyol
13 Januari 2026
PSG vs Paris FC: Les Parisiens Kalah 0-1
13 Januari 2026
Liverpool vs Barnsley: The Reds Menang Meyakinkan 4-1
13 Januari 2026
Kemenag Salurkan Bantuan untuk Tokoh Agama dan Majelis Taklim di Sumbar
13 Januari 2026
Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
13 Januari 2026

