Bupati Boyolali Hadiri Halal Bihalal bersama Gubernur Jateng
Halal Bihalal yang dikemas santai dan penuh ramah tamah tersebut dihadiri oleh 35 Bupati/Walikota.
Rabu, 09 April 2025 | 09:06 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Boyolali - Bupati Boyolali Agus Irawan beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali Dita Agus Irawan menghadiri acara halal bihalal bersama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Lutfi di Semarang, Selasa (8/4/2025).
halal bihalal yang dikemas santai dan penuh ramah tamah tersebut dihadiri oleh 35 Bupati/Walikota, beserta wakil dan anggota Forkopimda.
BERITA TERKAIT:
Pemkab Boyolali Berupaya Selesaikan Pembangunan Pasar Darurat Karanggede
Tinjau Longsor Gunung Madu, Bupati Boyolali: Ini Langsung Ada Penanganan
Bupati Boyolali Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Polsek Tamansari
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Boyolali Resmikan Gedung IGD dan HD di RSUD Waras Wiris untuk
Bupati Boyolali Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musala Al Zam-zam
Pada acara tersebut, Gubernur yang akrab disapa Lutfi itu merangkul para kepala daerah dibawah kepemimpinannya dengan sangat kekeluargaan, sehingga terjalin komunikasi yang baik. Alhasil permasalahan yang terjadi di daerah bisa disampaikan kepadanya dan mendapat solusi.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, silaturahmi itu sebagai bentuk soliditas dan kebersamaan. Apalagi problem di provinsi maupun kabupaten/kota hampir sama. Maka, penyelesaiannya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dikeroyok bareng-bareng.
“Segala permasalahan akan teratasi, jika para pengemban wilayah bersinergi atau saiyeg saeka praya,” katanya.
Saiyeg saeka praya merupakan ungkapan Bahasa Jawa, bermakna semangat gotong-royong dan bahu membahu, dengan tekad yang kuat menuju ke tujuan yang sama.
Gubernur Luthfi mencontohkan, untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur, maka provinsi dan kabupaten harus kerjasama. Misal, pada 2025 ini ada kesepakatan RPJMD Pemprov Jateng dan kabupaten/ kota, yang bersama-sama akan menggarap infrastruktur jalan. Kemudian infrastruktur swasembada pangan, seperti embung dan irigasi, beserta infrastruktur pendidikan.
“Kalau infrastruktur itu sudah selesai, nanti swasembada pangan akan muncul. Ini linier dengan astacita Presiden Prabowo Subianto,” tandasnya.
Pihaknya tak menampik, ada saja persoalan muncul pada saat pertemuan tidak formal tersebut. Namun, ia sudah berkomitmen meluangkan waktu untuk bupati dan wali kota, asalkan demi kepentingan masyarakat Jawa Tengah.
***tags: #bupati boyolali #halal bihalal #gubernur jateng
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Bank Jateng Dukung Pendidikan Ratusan Anak Yatim Magelang
15 Januari 2026
Menag: Isra Mikraj Mengandung Pesan Spiritual
15 Januari 2026
Persebi Boyolali vs Persipur: Laskar Pandan Arang Kalah 2-5
15 Januari 2026
Menteri Desa PDT Pastikan Produk Desa Bisa Bersaing
15 Januari 2026
Perusahaan China Ini Bakal Tanam Investasi Air Minum di Jateng, Nilainya Capai Rp160 M
15 Januari 2026
Taklukkan Mesir 1-0, Senegal Melaju ke Final
15 Januari 2026
Napoli vs Parma: Partenopei Ditahan Imbang Tanpa Gol
15 Januari 2026
Bayern Muenchen Kokoh di Puncak usai Kalahkan Koln 3-1
15 Januari 2026
Inter Milan vs Lecce: Nerazzurri Menang Tipis 1-0
15 Januari 2026
Bupati Boyolali Sebut Program Jaga Desa Perkuat Pemerintah Desa Kelola Dana Desa
15 Januari 2026

