Stefano Domenicali Kenang Paus Fransiskus Sosok Penuh Kedamaian dan Belas Kasih
"Saya menyimpan dalam hati kenangan menyentuh tentang tatapan yang memancarkan kedamaian, dari kejauhan saja sudah terlihat kemanusiaannya yang luar biasa dan kekuatan spiritualnya," tutur Domenicali.
Selasa, 22 April 2025 | 13:00 WIB - Olahraga
Penulis:
. Editor: Rahardian
KUASAKATACOM, Jakarta - Chief Executive Officer Formula 1, Stefano Domenicali menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. Ia mengenang beliau sebagai pribadi luar biasa yang memancarkan kedamaian dan kekuatan spiritual. Dalam pernyataan yang dibagikan melalui akun resmi Formula 1 di platform X, Senin (21/4/2025), Domenicali mengungkapkan kesan mendalam yang ia rasakan saat bertemu langsung dengan Paus asal Argentina itu.
"Saya menyimpan dalam hati kenangan menyentuh tentang tatapan yang memancarkan kedamaian, dari kejauhan saja sudah terlihat kemanusiaannya yang luar biasa dan kekuatan spiritualnya," tutur Domenicali.
BERITA TERKAIT:
Vatikan: Konklaf akan Dimulai Pada 7 Mei 2025
Puluhan Ribu Pelayat Beri Penghormatan Terakhir Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus
Presiden akan Kirimkan Perwakilan untuk Hadir di Pemakaman Paus Fransiskus
Jenazah Paus Fransiskus Dikebumikan di Basilika Santo Petrus
Menag Nasaruddin Umar Tulis Pesan Duka di Kedutaan Vatikan
Ia juga menggambarkan Paus Fransiskus sebagai teladan sejati dalam dialog, kebaikan, dan belas kasih, serta menyatakan bahwa warisan Sang Paus akan terus hidup dalam ingatan banyak orang di seluruh dunia.
"Paus Fransiskus adalah contoh otentik dari dialog, kebaikan, dan belas kasih. Ia meninggalkan warisan mendalam yang akan tetap bersama kita selamanya," tambahnya.
Domenicali menutup pesannya dengan ungkapan kehilangan yang tulus atas kepergian pemimpin Gereja Katolik tersebut.
"Kami akan merindukan senyumannya yang begitu tulus dan dalam," tandasnya.
Paus Fransiskus wafat dalam usia 88 tahun setelah menjabat sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sejak Maret 2013. Masa kepemimpinannya dikenang luas karena membawa pendekatan yang humanis dan inklusif, serta keberaniannya dalam mendorong reformasi di tubuh gereja.
***tags: #paus fransiskus #meninggal dunia #formula 1 #stefano domenicali
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Terdakwa Kasus Korupsi Jual Beli Gas Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta
13 Januari 2026
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027
13 Januari 2026
Bus Transjakarta Tabrak Tiang di Jaksel, Diduga Sopir Ngantuk
13 Januari 2026
Xabi Alonso Dipipecat sebagai Pelatih Real Madrid setelah Gagal Juara Piala Super Spanyol
13 Januari 2026
PSG vs Paris FC: Les Parisiens Kalah 0-1
13 Januari 2026
Liverpool vs Barnsley: The Reds Menang Meyakinkan 4-1
13 Januari 2026
Kemenag Salurkan Bantuan untuk Tokoh Agama dan Majelis Taklim di Sumbar
13 Januari 2026
Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
13 Januari 2026
Dua Pengedar Narkotika Diringkus Polisi di Jakbar
13 Januari 2026
Menag dan Dubes Yaman Bahas Stabilitas Kawasan dan 7000 Pelajar Indonesia di Yaman
13 Januari 2026
Persebaya “Ngebut” di Depan, Tavares Puji Trio Baru dan Tekankan Kerja Tanpa Bola
13 Januari 2026

