26 Tewas Dalam Serangan Bersenjata di Daerah Wisata Kashmir
Insiden penembakan terjadi di kawasan Baisaran, Pahalgam, sebuah tujuan wisata populer di wilayah selatan Kashmir yang hanya dapat diakses dengan berjalan kaki, dan biasanya ramai dikunjungi saat musim wisata. Pihak berwenang menyebut serangan ini sebagai
Rabu, 23 April 2025 | 10:59 WIB - Internasional
Penulis:
. Editor: Rahardian
KUASAKATACOM, Jakarta - Sekelompok pria bersenjata menewaskan 26 orang di daerah wisata wilayah Kashmir, India pada Selasa (22/4/2025). Kejadian itu memaksa Perdana Menteri Narendra Modi mempersingkat kunjungannya ke Arab Saudi.
Modi tiba di Jeddah pada Selasa dini hari untuk kunjungan kenegaraan selama dua hari, namun pejabat India mengonfirmasi bahwa ia akan kembali lebih awal pada Rabu (23/4/2025).
BERITA TERKAIT:
Merak India Paling Populer di Indonesia: Unggas Eksotik yang Tak Banyak Tuntutan
Gencatan Senjata Disambut Suka Cita Warga Pakistan di Perbatasan
Sukamta Dorong Indonesia Jadi Mediator Konflik India-Pakistan
Pakistan Sebut Serangan India Tewaskan 31 Orang
Indonesia vs India: Tim Garuda Menang Telak 4-1
Insiden penembakan terjadi di kawasan Baisaran, Pahalgam, sebuah tujuan wisata populer di wilayah selatan Kashmir yang hanya dapat diakses dengan berjalan kaki, dan biasanya ramai dikunjungi saat musim wisata. Pihak berwenang menyebut serangan ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Tim medis segera dikerahkan dan proses evakuasi korban langsung dilakukan,” ujar militer India, seraya menambahkan bahwa operasi pencarian bersama dengan polisi “sedang berlangsung, dengan semua upaya difokuskan untuk menangkap para pelaku.”
Sebagian besar korban diketahui merupakan warga negara India dari berbagai negara bagian, meskipun otoritas belum mengumumkan rincian lebih lanjut terkait identitas para korban. Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, langsung bertolak ke Srinagar usai memberikan laporan kepada Modi terkait insiden tersebut, dan bertemu dengan para pejabat keamanan setempat.
Serangan itu terjadi bertepatan dengan kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, yang tengah melakukan lawatan selama empat hari di India. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Presiden AS, Donald Trump dilaporkan juga langsung menghubungi Modi tak lama setelah serangan terjadi, untuk menyampaikan “belasungkawa terdalam” atas jatuhnya korban jiwa dari warga sipil, menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri India.
Wilayah Himalaya yang diklaim sepenuhnya baik oleh India maupun Pakistan namun dikuasai sebagian-sebagian oleh masing-masing negara, telah lama dilanda siklus kekerasan sejak pecahnya pemberontakan bersenjata anti-India pada tahun 1989. Kendati demikian, serangan terhadap wisatawan tergolong jarang terjadi.
Pada Juni tahun lalu, sebuah serangan terhadap bus yang mengangkut peziarah Hindu menyebabkan kendaraan tersebut jatuh ke jurang dan menewaskan sedikitnya sembilan orang.
India mencabut status khusus Kashmir pada tahun 2019, dan membagi wilayah tersebut menjadi dua wilayah administrasi federal -- Jammu dan Kashmir, serta Ladakh.
Sejumlah organisasi di Jammu dan Kashmir menyerukan aksi mogok massal pada Rabu sebagai bentuk protes atas pembunuhan tersebut.
“Umat Islam Jammu dan Kashmir melalui Mutahida Majlis Ulema, sebagai bentuk dukungan dan solidaritas terhadap keluarga korban, menyerukan masyarakat Jammu dan Kashmir untuk melakukan protes damai atas kejahatan keji itu melalui aksi tutup kegiatan besok,” ujar Mirwaiz Umar Farooq, ulama tertinggi di Kashmir, dalam sebuah pernyataan.
***tags: #india #kasmir #wisata #penembakan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Pemusnahan Arsip Fidusia, Kemenkum Jateng Pastikan Informasi Tidak Dapat Dikenali
15 Januari 2026
Ekonomi Desa Kian Berkembang, Jateng Sudah Tidak Ada Desa Sangat Tertinggal
15 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Pendidikan Ratusan Anak Yatim Magelang
15 Januari 2026
Menag: Isra Mikraj Mengandung Pesan Spiritual
15 Januari 2026
Persebi Boyolali vs Persipur: Laskar Pandan Arang Kalah 2-5
15 Januari 2026
Menteri Desa PDT Pastikan Produk Desa Bisa Bersaing
15 Januari 2026
Perusahaan China Ini Bakal Tanam Investasi Air Minum di Jateng, Nilainya Capai Rp160 M
15 Januari 2026
Taklukkan Mesir 1-0, Senegal Melaju ke Final
15 Januari 2026
Napoli vs Parma: Partenopei Ditahan Imbang Tanpa Gol
15 Januari 2026
Bayern Muenchen Kokoh di Puncak usai Kalahkan Koln 3-1
15 Januari 2026

