Ahmad Luthfi Dorong Kepala Daerah Kreatif Cari Sumber Dana Pembangunan
“Kalau hanya mengandalkan PAD, tidak akan cukup. Maka kepala daerah harus kreatif mencari alternatif pembiayaan, bisa dari CSR, KPBU, atau skema lain yang memungkinkan,”
Rabu, 23 April 2025 | 20:00 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, KLATEN – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta bupati dan wali kota di wilayahnya agar lebih kreatif dan inovatif dalam mencari sumber pendanaan pembangunan di daerah masing-masing. Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) eks Karesidenan Surakarta yang digelar di Pendopo Kabupaten Klaten, Rabu (23/4/2025).
Luthfi menekankan bahwa ia telah memahami struktur APBD setiap daerah, di mana hanya sekitar 15 persen yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara sisanya harus ditopang melalui kerjasama dengan pihak swasta maupun bantuan dari APBN.
BERITA TERKAIT:
Ahmad Luthfi Imbau Rumah Tangga dan MBG Gunakan CNG yang Lebih Ekonomis
Ahmad Luthfi Siap Koordinasi dengan Pusat dan Polda Jateng Terkait Demo ODOL
Lepas 1.200 Siswa Magang, Ahmad Luthfi: Perlu Ada Mapel Bahasa Jepang di Tingkat SMA
Para Pelaku Usaha Ingin Penerbangan Langsung ke Bandara Ahmad Yani Segera Dibuka
Mendagri Apresiasi Langkah Ahmad Luthfi Gandeng 44 Perguruan Tinggi dalam Membangun Daerah
“Kalau hanya mengandalkan PAD, tidak akan cukup. Maka kepala daerah harus kreatif mencari alternatif pembiayaan, bisa dari CSR, KPBU, atau skema lain yang memungkinkan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penyusunan usulan pembangunan secara matang dan realistis, mengingat Musrenbang merupakan forum bottom-up yang harus berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.
Dalam forum tersebut, Luthfi menggarisbawahi bahwa fokus pembangunan tahun 2025 adalah infrastruktur, sebagai fondasi mendukung swasembada pangan di tahun 2026.
Dalam paparan para kepala daerah eks Karesidenan Surakarta:
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyoroti perbaikan infrastruktur jalan di sekitar Rawa Jombor yang krusial bagi pariwisata dan pertanian.
Wali Kota Solo, Respati, mendukung swasembada pangan dengan memperluas lapangan kerja dan memperkuat UMKM.
Kabupaten Boyolali dan Sukoharjo mengusulkan perbaikan irigasi dan jalan pertanian.
Bupati Karanganyar dan Wonogiri mengajukan penguatan infrastruktur pariwisata dan irigasi.
Bupati Sragen meminta tambahan dana lebih dari Rp40 miliar untuk pembangunan embung, jaringan irigasi, dan fasilitas peternakan komunal.
Musrenbangwil ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan program antar daerah dan provinsi demi akselerasi pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
***tags: #muhammad lutfi #kepala daerah #dana pembangunan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Hotel Ciputra Semarang Meriahkan Ramadan dengan Promo Buka Puasa dan Hampers Special
11 Februari 2026
Imlek dan Ramadan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang
10 Februari 2026
Ikutkan Karyawan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sumarno Apresiasi 53 Perusahaan di Jateng
10 Februari 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik
10 Februari 2026
Perkuat Pemahaman KUHP-KUHAP Baru, Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Lokakarya
10 Februari 2026
Lapas Brebes Berikan Piagam Penghargaan Pegawai Bulan Januari
10 Februari 2026
Kemenkum Jateng dan Pemkab Semarang Evaluasi Peacemaker Justice Award 2025
10 Februari 2026
Mensos Tegaskan Realokasi PBI JKN untuk Keadilan Akses Kesehatan
10 Februari 2026
Lantik Ormawa UIN Walisongo 2026, Wagub Jateng Tekankan Mahasiswa Sebagai Pemangku Kebijakan
10 Februari 2026

