Pemprov Jateng Siap Maksimalkan Potensi Hutan Lewat Kolaborasi

Komoditas utama kita adalah kayu dan getah pinus. Ini yang akan kita dorong untuk dikelola secara optimal,"

Kamis, 24 April 2025 | 19:35 WIB - Ragam
Penulis: Ardiansyah . Editor: Wis

KUASAKATACOM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersiap mengoptimalkan potensi kawasan hutan melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Perum Perhutani. Langkah ini mencakup pengembangan hasil hutan kayu dan non-kayu seperti getah pinus, serta potensi ekowisata.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa pengelolaan hutan akan difokuskan pada kegiatan berkelanjutan seperti pembibitan, reboisasi, dan regenerasi tanaman bernilai tinggi. Salah satu inisiatif baru adalah penanaman pohon aren di sepanjang bantaran sungai, yang sekaligus akan memberdayakan masyarakat sekitar.

BERITA TERKAIT:
Menag Sebut Bakar Hutan Sama Artinya Merusak Tanda Keberadaan Tuhan
Kumpul di Chiang Mai, Pemimpin kehutanan Asia-Pasifik Bahas Agenda ‘Hutan Sehat Menopang Masa Depan’
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Penambangan dan Pengrusakan Hutan
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Kematian Perempuan di Hutan Ponorogo
Pemprov Jateng Siap Maksimalkan Potensi Hutan Lewat Kolaborasi

"Komoditas utama kita adalah kayu dan getah pinus. Ini yang akan kita dorong untuk dikelola secara optimal," ujar Luthfi usai bertemu Kepala Perhutani Regional Jawa Tengah, Kamis (24/4/2025).

Kepala Perum Perhutani Regional Jateng, Asep Dedi Mulyadi, menambahkan bahwa selain sektor kehutanan produktif, keindahan alam di kawasan hutan juga berpotensi dikembangkan menjadi objek wisata alam. Ia menjelaskan saat ini Perhutani mengelola sekitar 400 ribu hektare hutan sosial, yang sebelumnya mencapai 600 ribu hektare sebelum dilakukan penataan ulang oleh Kementerian LHK.

“Kami merupakan penghasil getah pinus terbesar di Perhutani. Namun potensi non-kayu dan pariwisata juga sangat menjanjikan,” jelas Asep.

kolaborasi ini diharapkan bisa membuka akses pengelolaan yang lebih luas untuk kelompok masyarakat sekitar, dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan pengelolaan hutan berkelanjutan.

***

tags: #hutan #kolaborasi #pemprov jateng

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI