Kemenag Gelar Sertifikasi dan Uji Kompetensi Amil Zakat
Proses sertifikasi ini melibatkan LSP Badan Amil Zakat Nasional.
Rabu, 30 April 2025 | 16:32 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sertifikasi dan uji kompetensi bagi amil zakat. Kemenag menargetkan Sertifikasi ini bagi 270 amil zakat pada 2025.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, saat berbicara pada Uji Kompetensi dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Zakat di Jakarta, Senin (28/4/2025).
BERITA TERKAIT:
Kementerian Kelautan dan Perikanan Bantu UMKM Miliki Produk Tersertifikasi
Kemenag Gelar Sertifikasi dan Uji Kompetensi Amil Zakat
Pj Gubernur Jateng Dampingi AHY Luncurkan Layanan Elektronik di 29 Kantor Pertanahan
Tingkatkan Mutu dan Kualitas Para Siswa, SMK Mutu Tegal Gelar Uji Kompentesi Internasional Berbasis Online
Abu Rokhmad menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga demi mewujudkan target Sertifikasi 270 amil zakat. Sinergi dilakukan mulai dari Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf hingga Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terkait.
"Waktu kita tidak banyak. Target kita adalah tersertifikasinya 270 amil dalam tiga batch pelatihan dan uji kompetensi," ujarnya.
Proses Sertifikasi ini melibatkan LSP Badan Amil Zakat Nasional, LSP Bisnis Ekonomi Keuangan Syariah, LSP Keuangan Syariah, serta seluruh peserta yang mengikuti pelatihan. Abu Rokhmad berharap, amil mampu menjadi "booster" bagi Lembaga Amil Zakat masing-masing.
"Bisa menjadi energizer, membuat baterai di masing-masing lembaga amil zakat itu menjadi 100 persen lagi, menjadi semangat lagi," tuturnya.
Lebih jauh, Abu Rokhmad menggarisbawahi pentingnya keterampilan teknis amil dalam menghadapi tantangan di lapangan, seperti strategi fundraising dan pendekatan kepada calon muzaki. Ia menekankan, kompetensi ini krusial untuk mengoptimalkan potensi zakat di tengah dinamika sosial saat ini.
Menurutnya, Sertifikasi bukan hanya soal legalitas semata, melainkan bagian dari strategi besar memperkuat pemasaran zakat di Indonesia. Ia mencontohkan perlunya pendekatan yang lebih adaptif kepada calon muzaki, yang kini cenderung menginginkan segala proses dipermudah.
Uji kompetensi dan Sertifikasi ini didasarkan pada SKKNI Bidang Zakat yang dirancang untuk kompetensi amil zakat nasional. Dengan standar ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas layanan zakat di seluruh tingkatan lembaga pengelola zakat, baik skala kecil maupun besar.
Ia memandang profesionalisasi amil zakat sebagai kunci untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Dalam jangka panjang, program ini diyakini dapat meningkatkan penghimpunan zakat nasional secara signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada pengurangan angka kemiskinan.
Pelaksanaan program ini juga menjadi bagian dari roadmap Kemenag dalam reformasi tata kelola zakat, yang lebih akuntabel, transparan, dan sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan 270 amil terSertifikasi, Abu berharap tercipta efek berantai yang memperkuat ekosistem zakat nasional.
Selain penguatan kapasitas amil, program ini juga menjadi instrumen penting dalam mempromosikan zakat sebagai instrumen keuangan sosial Islam yang berdaya saing tinggi. Dengan pengelolaan yang profesional, zakat diharapkan menjadi pilar utama dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Abu mengingatkan, seluruh pihak untuk memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin. "Ini harus kita jadikan sebagai bagian dari transformasi besar dalam pengelolaan zakat di Indonesia," pungkasnya.
***tags: #sertifikasi #kemenag #badan amil zakat nasional
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Seorang Pemancing Terseret Ombak di Pantai Lengkong Mertasinga Cilacap
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Polda Jateng Antisipasi Kerawanan Bencana Hidrometeorologi di Solo Raya
13 Desember 2025
Jelang Liga 4, Polda Jateng Lakukan Risk Assessment Stadion Gelora Pancasila Wonosobo
13 Desember 2025
Kabar Bahagia! Undip Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera
13 Desember 2025
PSIS Datangkan Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio
13 Desember 2025
KAI Daop 5 Sampaikan Maaf atas Keterlambatan KA Kertanegara Relasi Purwokerto–Malang
13 Desember 2025
Kemensos Masih Operasikan Dapur Umum dan Kirim Tagana untuk Layani Korban Bencana
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Wali Kota Semarang Agustina Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Terkendali
13 Desember 2025
Tinjau Dapur SPPG, Wabup Sragen Tegaskan Komitmen Transparansi Program MBG
13 Desember 2025
Pemkab Klaten Raih Penghargaan “Kabupaten Sangat Inovatif” di IGA Award 2025
13 Desember 2025
Pemkab Sragen Dorong Pelajar Sragen Kian Melek Finansial
13 Desember 2025

