Cerita Tim Visitasi SMKN Jateng: Berangkat Subuh, Jalan Kaki, Kerja hingga Larut Malam
Visitasi ini kita cek langsung bagaimana kondisi rumahnya, orang tuanya, anaknya sendiri, apakah sesuai dengan syarat yang ditentukan atau bagaimana,
Jumat, 09 Mei 2025 | 19:17 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, KEBUMEN - Pihak SMKN Jawa Tengah kembali melakukan visitasi calon peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Hal itu untuk memastikan program pendidikan gratis untuk siswa kurang mampu tersebut, dapat tepat sasaran.
Di balik kegiatan visitasi, ada pengalaman-pengalaman seru sekaligus haru dari Tim Visitasi yang terjun ke lapangan. Misalnya, mereka harus mencari alamat satu per satu calon peserta didik, jalan kaki karena akses menuju rumah merupakan jalan setapak, hingga kerja larut malam.
BERITA TERKAIT:
Cerita Tim Visitasi SMKN Jateng: Berangkat Subuh, Jalan Kaki, Kerja hingga Larut Malam
Tim Visitasi SMKN Jawa Tengah, Muhammad S Aziz mengatakan, proses visitasi sangat vital dilakukan, untuk menentukan kelayakan calon siswa dapat diterima atau tidak.
“Visitasi ini kita cek langsung bagaimana kondisi rumahnya, orang tuanya, anaknya sendiri, apakah sesuai dengan syarat yang ditentukan atau bagaimana,” katanya, saat melakukan visitasi di wilayah Kebumen, Jumat (9/5/2025)
Dijelaskan, calon peserta didik itu bukan hanya di satu kota, tapi di seluruh Jawa Tengah. Sehingga, tim harus mendatangi satu per satu alamatnya. Dari situ banyak pengalaman dan cerita haru yang didapat.
“Kita tidak bisa memprediksi lokasinya seperti apa. Contoh, hari ini kita harus jalan kaki, karena jalan menuju rumah calon siswanya kecil tidak bisa dilewati pakai mobil,” ungkap Aziz.
Dia menambahkan, kendaraan Tim Visitasi harus diparkir pinggir jalan desa, kemudian jalan kaki sekira 300 meter lebih, dan itu jalan setapak.
“Ini hampir tiap tahun Tim Visitasi mengalami pengalaman yang seru dan haru,” lanjutnya.
Aziz juga harus berangkat dari Semarang subuh menuju Kebumen, dan langsung melalukan visitasi. Kegiatan tersebut bisa berlangsung selama dua sampai tiga hari ke depan.
“Biasanya kita sampai malam. Karena harus keliling satu-satu ke alamat calon siswa,” jelasnya.
Aziz menjelaskan, proses yang teliti dan detail itu memang dilakukan, agar program sekolah gratis dapat tepat sasaran.
“Salah satu tujuannya memang Jawa Tengah ingin mengentaskan kemiskinan melalui program pendidikan. Jadi harapannya memang tepat sasaran,” tandasnya. (
***tags: # tim visitasi #smkn jateng
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Bayern Muenchen vs USG: Harry Kane dkk Menang 2-0
22 Januari 2026
Kurangi Kepadatan Jemaah Haji, Kemenhaj Matangkan Skema Murur dan Nanazul
22 Januari 2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK
22 Januari 2026
Dua Pengedar Obat Keras Diringkus Polisi di Tangerang
22 Januari 2026
Chelsea vs Pafos: The Blues Menang Tipis 1-0
22 Januari 2026
Polisi Kejar Pelaku Penusukan Warga di Jagakarsa Jaksel
22 Januari 2026
Barcelona vs Slavia Praha: Blaugrana Menang 4-2
22 Januari 2026
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
22 Januari 2026
Resmikan SPPG Sukodono, Wabup Sragen: Kita Harus Memastikan Manfaat Gizi Tepat Sasaran
22 Januari 2026
Pemkab Klaten Perkuat Lingkungan Aman Bagi Anak dan Generasi Muda
22 Januari 2026
Sebanyak Tiga Mayat Ditemukan di Areal Tambang, Polisi Lakukan Penyelidikan
22 Januari 2026

