Pemulung Ini Berangkat Haji usai Nabung Seribu Setiap Hari selama 39 Tahun
Legiman dan istri membuktikan bahwa ibadah haji bukan hanya milik orang berada.
Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:08 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Surakarta - Siapa sangka, langkah kecil menabung seribu rupiah sehari bisa mengantarkan seorang pemulung barang bekas ke Tanah Suci. Legiman (66), warga lingkungan Glagah Ombo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, membuktikan bahwa tekad dan kesabaran mampu menembus batas mimpi.
Didampingi sang istri tercinta, Legiman akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 35 Embarkasi Solo (SOC 35). Bersama jemaah dari Kabupaten Semarang dan Grobogan, Legiman dan istri masuk Embarkasi Solo malam ini dan akan diterbangkan ke Arab Saudi pada 11 Mei 2025.
BERITA TERKAIT:
Mensos bersama Pemulung Doa Bersama Keselamatan Bangsa Jelang Hari Pahlawan
Pemulung Ini Berangkat Haji usai Nabung Seribu Setiap Hari selama 39 Tahun
Hikmah Ramadhan, DWP Kemenag Berbagi dengan Pemulung di Jaksel
Pemulung Nabung 15 Tahun untuk Membeli Sapi Kurban : Setelah Bisa Beli Sapi Kurban, Nabung lagi untuk Haji
Pemulung di Jakarta Bobol Duit Perusahaan, Kerugian Rp220 Juta
Saat ditemui di rumahnya yang sederhana, menjelang keberangkatan, Jum'at (9/5/2025), Legiman berbagi kisah perjuangan panjangnya.
“Saya mulai nabung sejak tahun 1986 (39 tahun), seribu rupiah per hari,” kenangnya.
Kala itu, ia bekerja di Dinas Pekerjaan Umum dengan gaji hanya Rp18.000 per bulan. Menyadari bahwa uang seribu per hari belum cukup, ia mencari tambahan dari memulung barang bekas.
“Botol plastik, kardus, apa saja saya kumpulkan. Sebulan bisa dapat tambahan 20-40 ribu, langsung saya tabung ke bank,” ujar pria yang kini dikaruniai tiga anak, tiga cucu, dan satu buyut ini.
Tahun 2012 menjadi titik balik. Saat mengecek saldo, ternyata tabungannya sudah mencapai Rp54 juta—cukup untuk biaya daftar haji dua orang. Ia pun meminta izin anak-anaknya untuk mendaftar bersama istrinya.
“Anak-anak mendukung. Besoknya langsung saya urus semua persyaratan,” tutur Legiman.
Namun harapannya sempat terkendala. Ia sempat mengira biaya itu sudah mencakup seluruh kebutuhan haji. Ternyata masih ada biaya pelunasan. Tak patah semangat, ia terus melanjutkan rutinitas menabung dan mengumpulkan barang bekas untuk mencukupi kekurangan.
Dari KUA setempat, ia diberi tahu bahwa estimasi keberangkatannya adalah tahun 2026. Tapi beberapa bulan lalu, saat mengecek ulang, ia mendapat kabar bahwa ia akan berangkat tahun 2025.
“Saya langsung sujud syukur. Nggak nyangka secepat ini. Rasanya kayak mimpi,” ucap Legiman dengan mata berkaca-kaca.
Kini, dengan tas koper di tangan dan doa keluarga yang mengiringi, Legiman dan istri membuktikan bahwa ibadah haji bukan hanya milik orang berada. Dengan niat tulus, kesabaran luar biasa, dan kerja keras yang tidak mengenal lelah, sepasang suami istri tukang sampah itu telah menjadi tamu Allah.
“Yang penting yakin, jangan menyerah. Allah pasti buka jalan,” pesan Legiman sebelum berangkat ke embarkasi.
***tags: #pemulung #haji #kabupaten semarang
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
DWP Kemenkum Jateng Ikuti Rangkaian Peringatan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan
10 Desember 2025
KAI Tawarkan Celebration Deals 12.12, Tarif Kereta Eksekutif Hanya 80 Persen
10 Desember 2025
Kemenkum Jateng Tegaskan Pentingnya Budaya Sadar Hukum
10 Desember 2025
Lulu, Mahasiswi USM Raih Best Libero di Kejurnas Voli Probolinggo
10 Desember 2025
Rayakan Tahun Baru 2026 di Quest Hotel dengan Tema ala Mafia
10 Desember 2025
Quest Hotel Hadirkan Hampers Istimewa untuk Moment Natal 2025
10 Desember 2025
Bank Jateng Perkuat Sinergi dan Koordinasi TU Serta Protokol Lintas Instansi
10 Desember 2025
Pengumuman! PDAM Semarang Berlakukan Giliran Pengaliran Air di Wilayah Bukit Kencana Jaya
10 Desember 2025
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina Tahap Ketujuh Rp325 Juta
10 Desember 2025
Polda Jateng Gelar Pelatihan Manajemen Penanggulangan Bencana di Seluruh Jajaran
10 Desember 2025

