Kurangi Volume Sampah Rumah Tangga, Ibu-Ibu Dilatih Olah Sampah Organik
Jika sampah tersebut dikelola sejak dini bisa mengurangi beban TPA dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan.
Sabtu, 17 Mei 2025 | 09:57 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Wonosobo- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo menggelar workshop “Bijak Kelola Sampah, Sayangi Bumi,” di kawasan Arboretum Taman Wisata Kalianget Wonosobo.
Workshop pengelolaan sampah dilakukan sebagai bentuk nyata partisipasi aktif memelihara lingkungan, khususnya pengelolaan sampah rumah tangga. Karena sampah rumah tangga memberikan kontribusi tertinggi jumlah sampah yang ada di daerah ini.
BERITA TERKAIT:
Sumarno Minta DWP Jateng Jaga Integritas Suami
Dharma Wanita Persatuan Purworejo Gelar Senam Massal Peringati HUT ke-26
Kurangi Volume Sampah Rumah Tangga, Ibu-Ibu Dilatih Olah Sampah Organik
Tingkatkan Ketakwaan, Kanim Wonosobo Gelar Bakti Sosial dan Siraman Rohani Ramadan
Sri Mulyani: Keuangan Negara Jadi Instrumen Penting Hadapi Tantangan Global
Kepala DLH Wonosobo Endang Lisdyaningsih, Sabtu (17/5/2025), mengatakan kegiatan kolaborasi antara DWP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tersebut, fokus pada pelatihan dan praktik langsung pengolahan sampah organik rumah tangga, menggunakan metode ember tumpuk dua tabung.
"Metode ini menurut kami hemat lahan, mudah diterapkan, dan menghasilkan dua produk bermanfaat kompos kering dan pupuk cair. Sampah yang semula tidak bermanfaat pun bisa di daur ulang menjadi pupuk yang sangat berguna bagi pertumbuhan tanaman," ujarnya.
Ketua DWP DLH Wonosobo, Sir Panggung Wahyudi, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya sebatas teori, namun langsung diaplikasikan di lapangan. Para peserta praktek langsung mengolah sampah organik menjadi pupuk yang sangat bermanfaat.
“Kami membentuk lima kelompok dari 30 peserta untuk praktek langsung mengolah jenis sampah yang berbeda-beda, Hasil dari pelatihan akan diterapkan di 70 rumah tangga sebagai bentuk aksi nyata. Jika berhasil, akan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” cetusnya.
Lebih lanjut, Sir Panggung menyampaikan keprihatinan dan peluang terhadap volume sampah rumah tangga yang kian meningkat. Saat ini, kondisi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sudah overload (berlebih).
Sampah Oraganik
Menurutnya, sampah organik rumah tangga cukup banyak. Jika sampah tersebut dikelola sejak dini bisa mengurangi beban TPA dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan.
Endang Lisdiyaningsih menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan penanganan masalah sampah memerlukan mitra aktif, termasuk para istri ASN. DLH Wonosobo siap mendukungpengembangan program serupa ke depannya.
“DWP tidak hanya dilibatkan, tetapi diharapkan bisa menjadi agen perubahan di lingkungan tempat tinggalnya. Bila program ini berhasil, bisa menjadi role model pengelolaan sampah skala rumah tangga di Wonosobo,” lanjutnya.
Dikatakan Endang, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya mainstreaming pengelolaan sampah yang menempatkan rumah tangga sebagai ujung tombak.
Ketika sampah organik dapat ditangani di tingkat keluarga, kata dia, maka volume yang masuk ke TPA Wonorejo Kalierang dapat diminimalkan secara signifikan.
“Workshop ini bukan hanya pelatihan teknis, namun juga menjadi gerakan sosial yang mengedepankan kekompakan, kreativitas dan keberlanjutan," katanya.
Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Endang, DWP DLH berkomitmen menjadi penggerak perubahan menuju rumah tangga yang ramah lingkungan dan berdayakelola sampah.
***tags: #dharma wanita persatuan #sampah organik #sampah rumah tangga #kabupaten wonosobo
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Seorang Pemancing Terseret Ombak di Pantai Lengkong Mertasinga Cilacap
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Polda Jateng Antisipasi Kerawanan Bencana Hidrometeorologi di Solo Raya
13 Desember 2025
Jelang Liga 4, Polda Jateng Lakukan Risk Assessment Stadion Gelora Pancasila Wonosobo
13 Desember 2025
Kabar Bahagia! Undip Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera
13 Desember 2025
PSIS Datangkan Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio
13 Desember 2025
KAI Daop 5 Sampaikan Maaf atas Keterlambatan KA Kertanegara Relasi Purwokerto–Malang
13 Desember 2025
Kemensos Masih Operasikan Dapur Umum dan Kirim Tagana untuk Layani Korban Bencana
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Wali Kota Semarang Agustina Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Terkendali
13 Desember 2025
Tinjau Dapur SPPG, Wabup Sragen Tegaskan Komitmen Transparansi Program MBG
13 Desember 2025
Pemkab Klaten Raih Penghargaan “Kabupaten Sangat Inovatif” di IGA Award 2025
13 Desember 2025
Pemkab Sragen Dorong Pelajar Sragen Kian Melek Finansial
13 Desember 2025

