Pemkab Cilacap akan Kembali Adakan Festival Nelayan

Rute arak-arakan Jolen akan melintasi Pendopo Wijayakusumasakti – Jalan Ahmad Yani – Jalan Mayjen Sutoyo – Brug Menceng – Jalan Teri – Jalan Laut – hingga ke Teluk Penyu.

Kamis, 05 Juni 2025 | 05:57 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Cilacap- Pelestarian tradisi dan kearifan lokal masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menjaga warisan budaya ini, kita turut mempertahankan identitas budaya yang menjadi sumber pengetahuan, terutama bagi generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) kembali akan menyelenggarakan agenda wisata unggulan bertajuk “Festival Nelayan”. Dalam rapat teknis dan pengamanan kegiatan Festival Nelayan 2025 yang dipimpin oleh Kepala Disparpora Cilacap, Paiman, disebutkan bahwa rangkaian acara akan berlangsung pada 26 hingga 27 Juni 2025.

BERITA TERKAIT:
Pemkab Cilacap Siap Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 2026
Pemkab Cilacap Terima 493 Mahasiswa KKN Universitas Galuh untuk Pengabdian di 18 Desa
Bupati Cilacap Lantik Tujuh Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab dan Inovasi
Pemkab Cilacap Gelar Rakor Percepatan Pembangunan KDMP
Pemkab Cilacap Gelar Pengajian Peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

Rapat ini diikuti oleh perwakilan dari sejumlah instansi daerah serta pemangku kepentingan lainnya, termasuk dari Polresta Cilacap, Lanal Cilacap, Kodim 0703 Cilacap, kelompok nelayan, Basarnas, sanggar seni tari, HNSI, Komite Ekonomi Kreatif, dan tamu undangan lainnya.

Persiapan Festival Nelayan 2025 telah dimulai. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat pesisir Cilacap, khususnya para nelayan. Rangkaian acara diawali dengan kegiatan “nyekar” ke Pulau Majeti pada pagi hari tanggal 26 Juni 2025, yang kemudian dilanjutkan dengan malam tirakatan di Pendopo Wijayakusumasakti pada malam harinya.

Acara puncak berupa pelarungan sesaji dijadwalkan pada hari Jumat Kliwon, 27 Juni 2025. Prosesi dimulai dari Pendopo Wijayakusumasakti, di mana kelompok nelayan membawa sesaji atau “Jolen” dalam arak-arakan meriah dengan iringan foreder dan drum band menuju Teluk Penyu Cilacap. Sesaji tersebut kemudian dilarung ke Karang Bandung di kawasan Nusakambangan. Pada sore hari, masing-masing kelompok nelayan bersama DPC HNSI Cilacap menggelar acara tasyakuran dan ruwatan.

Rute arak-arakan Jolen akan melintasi Pendopo Wijayakusumasakti – Jalan Ahmad Yani – Jalan Mayjen Sutoyo – Brug Menceng – Jalan Teri – Jalan Laut – hingga ke Teluk Penyu.

Pemerintah Kabupaten Cilacap mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pihak terkait untuk turut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Kami mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat agar tercipta kesadaran bersama dalam menjaga warisan budaya lokal,” ujar Paiman.

Dengan persiapan yang matang, Festival Nelayan 2025 diharapkan mampu menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

***

tags: #pemerintah kabupaten cilacap #festival nelayan #generasi muda #dinas pemuda, olahraga dan pariwisata

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI