Seorang Pedagang Jadi Korban Perampasan saat Hendak ke Pasar, Begini Kronologinya
Korban diketahui diturunkan di seputaran Makam Ngebong kota Salatiga.
Selasa, 10 Juni 2025 | 15:42 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Semarang - Berniat menunggu angkot arah Kota Salatiga, seorang wanita paruh baya Roswati (54 Th) warga Rowosari Kec. Tuntang mengalami kejadian perampasan di wilayah Sraten Kec. Tuntang Kab. Semarang.
Kejadian yang diketahui terjadi pada Senin pagi 9 Juni 2025 ini, terjadi di jalur arah Kota Salatiga tepatnya Ds. Sraten Kec. Tuntang sekitar pukul 05.00 Wib.
BERITA TERKAIT:
Polisi Ringkus Pelaku Perampasan Sepeda Motor di Jakpus
Polisi Tangani Kasus Perampasan Sepeda Motor oleh "Debt Collector" di Kramat Jati
Seorang Pedagang Jadi Korban Perampasan saat Hendak ke Pasar, Begini Kronologinya
Polisi Buru Pelaku Perampasan Motor Milik Ojol di Jaktim
Polisi Selidiki Kasus Curanmor Modus Pura-pura Motor Mogok
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., Selasa 10 Juni 2025 sesaat setelah kegiatan apel pagi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Kejadian pada Senin pagi kemarin di Wilayah Tuntang sudah dalam penanganan Polres Semarang, dan saat ini sedang dalam penyelidikan Sat Reskrim. Sedangkan korban mengalami kerugian materiil, serta masih dalam pendampingan Polres Semarang. Jelasny.
Lebih lanjut pihaknya menyampaikan bahwa korban merupakan pedagang di Pasar kota Salatiga, dan seperti rutinitas hari hari biasa korban diantar anaknya di lokasi kejadian untuk menunggu angkot ke arah pasar kota Salatiga.
Menurut keterangan korban Sekitar pukul 05.00 Wib tersebut, korban diantar anaknya di lokasi kejadian untuk menunggu angkot. Selang beberapa menit datang mobil berwarna hitam yang berisi 3 orang laki laki menghampiri korban, salah satu penumpang berpura pura menanyakan alamat namun korban tidak menjawab. Tambahnya.
Masih menurut AKBP Ratna, karena korban tidak menggubris salah satu penumpang mobil tersebut. Akhirnya 1 orang ikut turun dan mendorong korban masuk mobil. Korban sempat berteriak, namun karena di lokasi masih sepi dan mulut korban langsung dibekap oleh pelaku, lalu korban dibawa oleh para pelaku. Ungkapnya kembali.
Korban diketahui diturunkan di seputaran Makam Ngebong kota Salatiga, dan melaku melarikan diri. Sebelum meninggalkan korban di Ngebong Kota Salatiga, pelaku berhasil merampas perhiasan yang dikenakan korban, uang tunai Rp. 2.500.000 ,- dan 2 buah Hp milik korban.
Polres Semarang menghimbau, untuk warga masyarakat untuk tidak seorang diri menunggu angkutan atau jemputan di lokasi sepi. Serta guna meminimalisir niat jahat seseorang, kami menghimbau untuk tidak menggunakan perhiasan yang mencolok sehingga menimbulkan kerawanan kejahatan. Himbau Kapolres AKBP Ratna.
***tags: #perampasan #pedagang #salatiga #tuntang
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
KAI Daop 5 Gandeng Kejari Cilacap untuk Perkuat Penanganan Hukum dan Pengamanan Aset
09 Desember 2025
Fun Walk Inklusif Warnai Peringatan HDI 2025 di Sukabumi
09 Desember 2025
Menteri ATR/BPN Siap Lindungi Lahan Bencana Sumatera dari Ancaman Mafia Tanah
09 Desember 2025
KAI Wisata Goes to School: Dekatkan Dunia Perkeretaapian kepada Generasi Muda
09 Desember 2025
Polres Semarang Gelar Latihan Gabungan Penanganan Bencana
09 Desember 2025
OJK Jateng Gandeng FKIJK Wujudkan Inklusi Keuangan untuk Pelajar dan Disabilitas Kurang Mampu
09 Desember 2025
Kereta Wisata Siap Layani Wisatawan di Masa Libur Natal dan Tahun Baru
09 Desember 2025
Miliki Komitmen Ciptakan Birokrasi yang Bersih, GubernurJateng Raih Dua Penghargaan dari KPK
09 Desember 2025
Puncak Peringatan HDI 2025, Berbagai Bantuan Diserahkan untuk Penyandang Disabilitas
09 Desember 2025
KAI Services Ambil Bagian di Pameran Hari Antikorupsi Sedunia 2025
09 Desember 2025

