Pengeroyokan Berujung Maut di Kaligarang Semarang, Polisi Tangkap Dua Tersangka
Diduga korban dalam keadaan mabuk sempat menantang berkelahi.
Rabu, 11 Juni 2025 | 14:05 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Semarang - Dalam waktu kurang dari tujuh jam, Tim Resmob Polrestabes Semarang berhasil mengungkap dan menangkap dua tersangka kasus pengeroyokan yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di bawah jembatan Kaligarang, Semarang Selatan, pada Selasa (10/6).
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kasus ini terungkap dengan cepat berkat kerja sigap tim Subnit 1 Unit V Resmob setelah menerima laporan dari istri korban.
BERITA TERKAIT:
Polrestabes Semarang Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir di Ngaliyan
Kinerja Kamtibmas Polrestabes Semarang Tunjukkan Tren Positif di 2025
Tegas! Polrestabes Semarang Banyak Tolak Izin Gelaran Pesta Kembang saat Pergantian Tahun
Tas Mencurigakan di Exit Tol Banyumanik, Kapolrestabes Semarang: Isinya Pakaian
16 Penumpang Tewas di Semarang, Sopir Cadangan Bus PO Cahaya Trans Jadi Tersangka
“Kami menerima laporan pada sore hari, dan langsung melakukan penyelidikan intensif di lapangan. Sekitar pukul 23.00 WIB, dua tersangka berhasil diamankan di wilayah Banyumanik, hanya beberapa jam setelah kejadian,” ungkap Kompol Agung, Rabu (11/6).
Peristiwa bermula pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB, ketika korban bersama istri dan sejumlah temannya, termasuk dua tersangka, diketahui sedang menenggak minuman keras di bawah Jembatan Kaligarang, Kelurahan Barusari, Semarang Selatan.
Istri korban, Reni (24), yang juga menjadi pelapor, meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk membeli minuman. Ketika kembali sejam kemudian, ia mendapati suaminya telah meninggal dunia di sungai dengan luka parah di bagian kepala dan wajah.
“Diduga korban dalam keadaan mabuk sempat menantang berkelahi, lalu dianiaya bersams oleh kedua tersangka menggunakan tangan kosong. Setelah tak berdaya, korban diseret dan diceburkan ke sungai,” jelas Kompol Agung.
Hasil pemeriksaan sementara dari tim forensik menunjukkan korban atas nama Feri (32) warga Kel. Bongsari, mengalami luka berat di bagian kepala, termasuk tiga patah tulang tengkorak serta kerusakan fatal pada wajah, yang menyebabkan pendarahan otak hingga kematian.
Tersangka pertama, Bambang Tristiyanto alias Yanto (32), merupakan seorang buruh asal Magelang yang saat ini tinggal di kos kawasan Pusponjolo Selatan, Semarang Barat. Sementara itu, tersangka kedua, Muhammad Adi Ramadhan alias Adi (28), adalah seorang karyawan swasta yang berdomisili di Ngemplak Simongan, Semarang Barat. Keduanya telah ditangkap tanpa perlawanan di wilayah Jalan Durian, Kecamatan Banyumanik, pada pukul 23.00 WIB, di hari yang sama dengan kejadian.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu buah kaos warna kuning, satu buah topi hitam bertuliskan ‘Adidas’, satu unit sepeda motor Yamaha Alfa warna biru tanpa nomor polisi, serta satu buah celana pendek motif kotak-kotak warna abu-abu yang digunakan oleh para tersangka saat kejadian.
Kedua pelaku kini dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian. Mereka akan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Kasus ini menjadi prioritas kami. Kami pastikan proses hukum berjalan tegas dan transparan,” tutup Kompol Agung.
***tags: #polrestabes semarang #pembunuhan #sungai kaligarang
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK
22 Januari 2026
Dua Pengedar Obat Keras Diringkus Polisi di Tangerang
22 Januari 2026
Chelsea vs Pafos: The Blues Menang Tipis 1-0
22 Januari 2026
Polisi Kejar Pelaku Penusukan Warga di Jagakarsa Jaksel
22 Januari 2026
Barcelona vs Slavia Praha: Blaugrana Menang 4-2
22 Januari 2026
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
22 Januari 2026
Resmikan SPPG Sukodono, Wabup Sragen: Kita Harus Memastikan Manfaat Gizi Tepat Sasaran
22 Januari 2026
Pemkab Klaten Perkuat Lingkungan Aman Bagi Anak dan Generasi Muda
22 Januari 2026
Sebanyak Tiga Mayat Ditemukan di Areal Tambang, Polisi Lakukan Penyelidikan
22 Januari 2026
Pembukaan KBMKB Desa Mlese, Bupati Klaten Ajak Kerja Sama dengan Penuh Tanggung Jawab
22 Januari 2026
Lapas Semarang Ajukan ke BGN untuk Dirikan Dapur SPPG
21 Januari 2026

