Kemensos Salurkan Bantuan Korban Tanah Longsor di Pasirmunjul Purwakarta
Lokasi terdampak meliputi Kampung Cigintung dan Kampung Sukamulya Desa Pasirmunjul.
Senin, 16 Juni 2025 | 10:04 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, ,Purwakarta — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik kepada korban tanah longsor dan pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
"Setelah kejadian, Pak Menteri Sosial (Saifullah Yusuf) langsung berikan arahan sehingga kami langsung menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana tanah longsor di Purwakarta. bantuan disalurkan bertahap melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat," kata Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Masryani Mansyur di Jakarta, Minggu (15/6/2025) malam.
BERITA TERKAIT:
Kemensos Masih Operasikan Dapur Umum dan Kirim Tagana untuk Layani Korban Bencana
Kemensos dan Penyelenggara Filantropi Kumpulkan Donasi Rp196 Miliar untuk Bencana Sumatera
Kemensos Dirikan Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Tanah Merah Tapteng
Fun Walk Inklusif Warnai Peringatan HDI 2025 di Sukabumi
Puncak Peringatan HDI 2025, Berbagai Bantuan Diserahkan untuk Penyandang Disabilitas
bantuan tahap pertama senilai Rp21,6 juta terdiri atas 13 paket kidsware, 30 lembar selimut, 5 terpal, dan 1 paket penjernih air. Pada tahap kedua, Kemensos menyalurkan bantuan senilai Rp233,3 juta yang mencakup 1 unit perlengkapan dapur umum, 10 unit tenda keluarga, 50 tenda gulung, 50 kasur, 200 paket makanan siap saji, 100 paket lauk pauk, 30 paket sandang dewasa, 30 paket sandang anak, 50 family kit, 50 selimut, dan 50 kidsware.
Dukungan dari APBD II Kabupaten Purwakarta juga telah disalurkan, berupa 30 kaleng biskuit Roma, 5 liter susu full cream, radio, popok dewasa, serta perlengkapan sekolah, yaitu 12 stel seragam SD, 2 stel seragam SMP, dan 15 pasang sandal jepit.
Menurut informasi dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Purwakarta dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, bencana tersebut berdampak pada 56 kepala keluarga (KK) atau 206 jiwa, dengan 84 jiwa (26 KK) di antaranya masih mengungsi di Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani. Sebanyak 72 rumah mengalami kerusakan, sementara luas area terdampak diperkirakan mencapai 18.757,15 meter persegi.
Sebagai langkah antisipatif, aliran listrik di sekitar lokasi bencana dipadamkan sementara. Petugas juga telah memasang garis pengaman dan melakukan monitoring intensif terhadap potensi gerakan tanah susulan serta membantu evakuasi warga terdampak ke kantor desa setempat.
tanah longsor pertama terjadi pada Minggu, 20 April 2025, disusul pergerakan tanah tambahan pada 23 April, 19 Mei, dan terakhir pada 11 Juni pukul 20:32 WIB. Faktor pemicu antara lain curah hujan tinggi, lereng curam tanpa vegetasi memadai, serta sistem drainase yang tidak optimal.
Lokasi terdampak meliputi Kampung Cigintung dan Kampung Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, yang berada dalam zona kerentanan gerakan tanah kategori menengah.
***tags: #kemensos #bantuan #tanah longsor #sukatani #purwakarta
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Seorang Pemancing Terseret Ombak di Pantai Lengkong Mertasinga Cilacap
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Polda Jateng Antisipasi Kerawanan Bencana Hidrometeorologi di Solo Raya
13 Desember 2025
Jelang Liga 4, Polda Jateng Lakukan Risk Assessment Stadion Gelora Pancasila Wonosobo
13 Desember 2025
Kabar Bahagia! Undip Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera
13 Desember 2025
PSIS Datangkan Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio
13 Desember 2025
KAI Daop 5 Sampaikan Maaf atas Keterlambatan KA Kertanegara Relasi Purwokerto–Malang
13 Desember 2025
Kemensos Masih Operasikan Dapur Umum dan Kirim Tagana untuk Layani Korban Bencana
13 Desember 2025
Jelang Nataru, Wali Kota Semarang Agustina Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Terkendali
13 Desember 2025
Tinjau Dapur SPPG, Wabup Sragen Tegaskan Komitmen Transparansi Program MBG
13 Desember 2025
Pemkab Klaten Raih Penghargaan “Kabupaten Sangat Inovatif” di IGA Award 2025
13 Desember 2025
Pemkab Sragen Dorong Pelajar Sragen Kian Melek Finansial
13 Desember 2025

