Bank Jateng Salurkan Bantuan Kincir Air Rp495,8 Juta untuk Budidaya Ikan Nila Salin di Pati
penting untuk mempercepat kemajuan ekonomi
Jumat, 20 Juni 2025 | 21:00 WIB - Ekonomi
Penulis:
. Editor: Surya
KUASAKATACOM, Pati – Bank Jateng menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor perikanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dengan menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pengadaan kincir air tambak senilai Rp495.800.000 untuk pengembangan dan peningkatan produksi Budidaya Ikan Nila Salin di Kabupaten Pati.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan pada kamis 19 Juni 2025, dalam sebuah acara yang dihadiri oleh BuPati Pati H. Sudewo, S.T., M.T., jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, serta kelompok pembudidaya ikan kecil. Bantuan tersebut berupa 74 unit kincir air dengan alokasi dana per unit sebesar Rp6.700.000.
BERITA TERKAIT:
Wujud Kepedulian, Bank Jateng Bantu Bangun Rumah Korban Longsor
Bank Jateng Dukung Jalan Sehat HAB Kemenag di Wonogiri
Bank Jateng-Dishub Purworejo Luncurkan Parkir QRIS
Bank Jateng Dukung Pendidikan Ratusan Anak Yatim Magelang
Bank Jateng Dukung Kreativitas Media Digital di Semarang
Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan Bank Jateng terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan.
"Bank Jateng membantu untuk CSR Kincir Air Tambak untuk pengembangan Budidaya Ikan Nila Salin. Dan hari ini kami memberikan bantuan sebesar Rp495.800.000," ujar Irianto.
Ia juga mengapresiasi komitmen BuPati Pati yang selama ini fokus dalam pengembangan sektor budidaya ikan, terutama dalam penggunaan teknologi kincir air untuk meningkatkan produktivitas tambak.
"Pak BuPati telah lama konsen terhadap pengembangan tambak menggunakan kincir air. Beliau melihat potensi besar yang ada di Kabupaten Pati dan kami ingin mendukung hal tersebut," imbuhnya.
Lebih lanjut, Irianto menjelaskan bahwa bantuan CSR ini akan disalurkan kepada kelompok pembudidaya ikan dari desa-desa yang memang membutuhkan, dengan harapan bisa berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap bantuan CSR ini dapat memberikan manfaat yang signifikan, terutama dalam pengembangan Budidaya Ikan Nila Salin agar lebih baik. Artinya, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pati, kami Bank Jateng sebagai stakeholder siap berkontribusi secara berkelanjutan," pungkasnya.
Sementara itu, BuPati Pati H. Sudewo, S.T., M.T. menyambut baik sinergi yang terjalin dengan Bank Jateng. Ia menyebut bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat pesisir, khususnya para pembudidaya ikan kecil.
"Kami sangat mengapresiasi kontribusi Bank Jateng melalui program CSR ini. Kincir air memiliki peran vital dalam menunjang produktivitas tambak ikan nila salin. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap hasil panen meningkat dan kesejahteraan petambak ikut terangkat," ujar Sudewo.
Ia menambahkan, Kabupaten Pati memang tengah berupaya menjadikan Budidaya Ikan Nila Salin sebagai salah satu sektor unggulan daerah. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak termasuk lembaga perbankan sangat dibutuhkan.
"Kolaborasi seperti ini penting untuk mempercepat kemajuan ekonomi masyarakat pesisir. Saya yakin, dengan kerja sama yang berkesinambungan, program-program seperti ini akan memberikan dampak jangka panjang," tegasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, Hadi Santosa, turut mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kincir air berfungsi meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air, yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan.
Bantuan ini diharapkan mampu menjadi stimulan bagi para pembudidaya untuk lebih semangat dan produktif, serta memperkuat posisi Kabupaten Pati sebagai salah satu daerah unggulan budidaya perikanan di Jawa Tengah.
***tags: #bank jateng #budidaya ikan nila salin #bantuan kincir air #pati
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Lab Tembakau Sintetis di Jaksel
20 Januari 2026
Pemda dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
20 Januari 2026
Sebanyak Tiga Orang Ditangkap terkait Kasus Gas Oplosan di Bekasi
20 Januari 2026
Tim PkM USM Ajak Guru TK di Semarang Tingkatkan Kualitas Pribadi dan Profesionalitas
20 Januari 2026
Tim PkM USM Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan Usaha Multi Bidang
20 Januari 2026
Oknum Guru Diduga Cabuli Belasan Siswi SD di Tangerang
20 Januari 2026
Sepanjang 2025 Pemkot Semarang Berhasil Kendalikan Stunting dan Capaian UHC 100 Persen
20 Januari 2026
Perjalanan Kereta Wisata Terganggu Akibat Banjir
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Periksa Substantif Naturalisasi WNA asal Korsel dan Yaman
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Peresmian Posbankum Provinsi DIY
20 Januari 2026
Meskipun Cuaca Ekstrem, Sumarno Pastikan Ketersediaan Pangan di Jateng Aman
20 Januari 2026

