FPDIP Jateng Adakan Seminar Dari Dividen ke Keadilan, Sumanto Berharap BUMD Miliki Peran Dukung Kemandirian Ekonomi
Panitianya adalah Komisi C yang membidangi keuangan.
Rabu, 25 Juni 2025 | 22:28 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang- Presiden Republik Indonesia Pertama yang sekaligus Proklamator Ir. Soekarno, pernah menyampaikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung Kemandirian ekonomi Indonesia.
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto, menyampaikan hal itu dalam seminar bertema ‘Dari Dividen ke Keadilan: Strategi Penguatan BUMD Jasa Keuangan Jawa Tengah’ yang diadakan di Hotel Patra, Kota Semarang pada Rabu, 25 Juni 2025.
BERITA TERKAIT:
FPDIP Jateng Adakan Seminar Dari Dividen ke Keadilan, Sumanto Berharap BUMD Miliki Peran Dukung Kemandirian Ekonomi
DPD PDIP Jawa Tengah kembali lakukan Rapid Test untuk Anggotanya
DPD PDIP Jateng Adakan Rapid Test Anggota Fraksi
DPD PDIP Jateng Ikut Ikhtiar Potong Rantai Penyebaran COVID
Sumanto menambahkan konsep itu dituangkan Bung Karno saat memimpin bangsa ini. "BUMN, BUMD sudah disampaikan oleh Bung Karno dulu. Kini, kita terus menggema, namun kita belum mencapai apa yang seharusnya terjadi. Pada pidato Bung Karno tanggal 17 Agustus 1964, beliau menyatakan ‘vivere peri coloso’ yang mencakup tiga faktor utama kemajuan bangsa Indonesia," beber Sumanto.
Gagasan Trisakti itu memuat tiga faktor utama yakni Berdaulat dalam Politik, Berdikari dalam ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.
“Dalam politik, kita sudah bisa mendirikan partai dan memilih sesuai harapan rakyat. Namun, tema utama pada seminar kali ini adalah berdikari di bidang ekonomi,” sambungnya.
Sumanto juga menekankan bahwa Bung Karno telah sejak dulu menyuarakan pentingnya Kemandirian dalam pangan dan energi, yang kini sedang digalakkan oleh pemerintah. "Bung Karno juga telah berbicara tentang BUMN dan UMKM, yang hingga kini masih menjadi tantangan dalam mewujudkan Kemandirian," tambahnya.
Menurut Sumanto, ajaran Trisakti Bung Karno yang disampaikan sejak 1964 harus direnungkan kembali, mengingat Indonesia hingga saat ini belum mencapai Kemandirian ekonomi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Abang Baginda Muhammad Mahfuz, menjelaskan bahwa seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Bulan Bung Karno.
"Panitianya adalah Komisi C yang membidangi keuangan, jadi tema yang diangkat berfokus pada BUMD dan jasa keuangan di Jawa Tengah," ujar Baginda setelah acara berlangsung.
Saat ini, ujar Baginda, PAD Jawa Tengah sangat bergantung di sektor pajak. Oleh itu, ia mendorong BUMD di sektor jasa keuangan mampu menjadi kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah.
"Selain pajak daerah, BUMD di sektor perbankan dan jasa keuangan memberikan PAD terbesar bagi daerah kita, dan itu terus kita dorong," ujarnya.
tags: #fraksi pdip jateng #sumanto #bumd #kemandirian #ekonomi
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Wali Kota Semarang Harap DPPI Jadi Agen Pancasila di Tengah Kegelapan Ideologi
11 Februari 2026
Gubernur Luthfi: Backlog Rumah di Jateng Berkurang 274.514 Unit Sepanjang Tahun 2025
11 Februari 2026
Polisi Ringkus Komplotan Begal dan Penadah di Penjaringan Jakut
11 Februari 2026
Sopir dan Kernet Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Tangkap Pelaku
11 Februari 2026
Polisi Ringkus Empat Pengedar Narkoba yang Diselundupkan ke Jawa, Sabu 7,9 Kilogram Turut Disita
11 Februari 2026
Bupati Boyolali Serahkan Bulan Dana dan Resmikan Gedung Baru PMI
11 Februari 2026
Bupati Sragen Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026
11 Februari 2026
AS dan Kanada Belum Terkalahkan di Hoki Es Putri Olimpiade Musim Dingin 2026
11 Februari 2026
Bournemouth vs Everton: 10 Pemain The Toffees Kalah 1-2
11 Februari 2026
Kemenag Perkuat Jaminan Produk Halal dengan Konsep Green Halal
11 Februari 2026

