Polisi Imbau Pesilat Jaga Kondusifitas saat Malam 1 Suro dan Suran Agung
Operasi Aman Suro untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kamis, 26 Juni 2025 | 09:11 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Surabaya – Polda Jawa Timur meminta seluruh perguruan pencak silat di wilayah Jawa Timur untuk memegang komitmen menjaga kondusifitas di masing – masing wilayahnya saat peringatan malam 1 Suro dan Suran Agung.
Hal itu ditegas oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, M.Si saat mengukuhkan satuan tugas pengamanan (Satgas PAM) Sentot Prawirodirdjo di Madiun beberapa waktu lalu.
BERITA TERKAIT:
Polisi Imbau Pesilat Jaga Kondusifitas saat Malam 1 Suro dan Suran Agung
Sebanyak 21.501 Personel Gabungan Disiagakan untuk Operasi Aman Suro 2025
Pengukuhan Pesilat Baru di Karanganyar, Tak Ada Konvoi di Jalan
Pemkab Wonogiri Bolehkan PSHT Gelar Suran Agung, Ini Syaratnya
Seperti disampaikan pula oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast bahwa Polda Jatim tidak segan melakukan tindakan tegas, jika ada perguruan pencak silat yang masih tidak mematuhi komitmen yang telah dibangun atau melakukan pelanggaran.
“Sesuai imbauan Bapak KaPolda Jatim,Irjen Pol Nanang Avianto, maka kami minta kepada seluruh perguruan pencak silat di Jatim untuk mematuhi komitmen yang telah dibangun yaitu maklumat aman Suro yang juga sudah disepakati bersama,” tegas Kombes Abast, Rabu (25/6/2025).
Dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jatim, untuk pengamanan kegiatan rutin tahunan tersebut Polda Jatim telah menyiapkan lebih kurang 21.501 personel gabungan.
Personel tersebut terdiri dari TNI Polri, aparat pemerintah daerah setempat, dan pengamanan swakarsa termasuk Satgas Sentot Prawirodirdjo yang beranggotakan perguruan Silat.
Personel gabungan Polda Jatim tersebut kata Kombes Pol Abast akan diterjunkan dalam Operasi Aman Suro 2025 yang digelar mulai 26 Juni hingga 7 Juli 2025.
Pelaksanaan Operasi Aman Suro 2025, lanjut Kombes Pol Abast bertujuan mengamankan pelaksanaan kegiatan di Bulan Suro dan kemudian sampai kegiatan ‘sahsahan’ atau pengesahan kenaikan tingkat perguruan pencak silat.
“Operasi Aman Suro ini untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat pada umumnya, terlebih pada kegiatan Suroan dan Suran Agung nanti,” kata Kombes Abast.
Polda Jatim juga akan memastikan tidak ada peristiwa gesekan yang akan terjadi antar-perguruan dengan perguruan dan antar-perguruan dengan masyarakat.
“Hal itu artinya Polda Jatim bersama TNI dan stakeholder yang ada bakal memperketat pengamanan dan menindak tegas bila terjadi pelanggaran yang menyebabkan kamtibmas terganggu,” tegas Kombes Pol Abast.
Untuk itu, guna mengantisipasi kericuhan di jalanan, nantinya Polda Jatim akan menerjunkan anggota Polri bersama TNI dan yang lain serta ada pos-pos yang didirikan yang menjadi potensi kerawananan.
“Operasi ini menegaskan jika coba-coba melakukan pelanggaran hukum di jalan, kemudian menyakiti masyarakat, melakukan penghakiman, pihak kepolisian akan lakukan langkah hukum,” pungkas Kombes Pol Abast.
***tags: #suran agung #malam 1 suro #polda jatim #pesilat
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Disnaker Jateng Catat Penurunan Angka Pengangguran di Bawah Rata-rata Nasional
13 Januari 2026
Catat! Sementara Waktu, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat
13 Januari 2026
Arah Baru Hukum Pidana Indonesia, Kemenkum Jateng Sosialisasikan KUHP Nasional
13 Januari 2026
Bupati Paramitha Serahkan Kacamata Gratis Bagi 100 Marbot Masjid di Brebes
13 Januari 2026
Dukung Pendidikan, Bank Jateng Beri Beasiswa Pelajar Kudus
13 Januari 2026
Polda Jateng Kini Punya Direktorat PPA dan PPO, Upaya Perkuat Penegakkan Hukum Kaum Rentan
13 Januari 2026
Dukung Produk UMKM, Mongol Ajak Masyarakat Borong Produk Napi Lapas Semarang
13 Januari 2026
Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan, Gubernur Jateng Resmikan Bus DAMRI Karimunjawa
13 Januari 2026
Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumut Ditargetkan Rampung sebelum Ramadan
13 Januari 2026
Nasabah Bank Jateng Pati Raih Hadiah Tabungan Bima
13 Januari 2026

