Hadiri Indonesia Tipitaka Chanting, Gus Yasin Yakini Tambah Kerukunan

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mewujudkan kedamaian dan keharmonisan semua elemen masyarakat. 

Minggu, 06 Juli 2025 | 21:54 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Magelang- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menghadiri puncak kegiatan keagamaan Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mahapuja 2569 tahun 2025, di kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu, 6 Juli 2025.

Setidaknya 2.000 an Umat Buddha dari berbagai penjuru Indonesia, hingga mancanegara seperti Thailand, dan Myanmar menghadiri kegiatan yang berlangsung pada 4-6 Juli 2025.

BERITA TERKAIT:
Sudewo Kena OTT KPK, Gus Yasin: Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Tetap Berjalan Kondusif
Warga Pekalongan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Dalam Penangnan Banjir
Solidaritas Tanpa Batas, Relawan Banjir di Pekalongan Distribusikan Ribuan Porsi Makanan Secara Tuntas
Wagub Jateng Menitipkan Gadis Penyandang Disabilitas Ini ke Camat Pekalongan Barat Agar Bisa Sekolah
Tinjau Posko Pengungsian, Wagub Jateng Evakuasi 2 Lansia yang Tampak Lemas

Taj Yasin mengatakan, ajaran luhur agama mengantarkan manusia menuju kedamaian dan kesejahteraan. Kegiatan spiritual Umat Buddha yang dipusatkan di Candi Borobudur juga sekaligus untuk melestarikan dan merawat sejarah bangsa.

"Candi Borobudur yang sudah ada sejak abad ke-8, kita bersama-sama melestarikan dan merawatnya. Indonesia bagian dari nilai-nilai sejarah yang benar-benar harus kita angkat. Saya yakin kegiatan ibadah ini akan menambah kerukunan dan kekokohan bangsa," ucapnya.  

Lebih lanjut, sosok asal Kabupaten Rembang itu menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara terebut di Jateng. Sebab, kegiatan ini bukan hanya acara keagamaan, tapi juga berdampak pada perekonomian warga Magelang. 

Kepala Sangha Theravada Indonesia, Sri Pannavaro Mahathera mengatakan, Candi Borobudur merupakan pusat budaya dunia yang menjadi lambang kejayaan spiritual nusantara. Oleh karenanya, perlu terus dirawat dengan berbagai kegiatam keagamaan. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mewujudkan kedamaian dan keharmonisan semua elemen masyarakat. 

"Ketika acara ini usai jangan biarkan dharma tertinggal di Borobudur, bawalah pulang sebagai cahaya di dalam hati, sebagai pedoman dalam bertindak, sebagai dasar relasi sosial, dan nafas pengabdian kita bagi negeri dan kemanusiaan," ucapnya.
 
Sebagai informasi, rangkaian ITC 2025 diawali dengan acara pembukaan pada Jumat, 4 Juli 2025  dan dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci Tipitaka. Selain itu juga dilakukan pendalamam dhamma selama tiga hari yang dirangkai dengan Perjalanan Puja dari Candi Mendut ke Candi Borobudur

***

tags: #taj yasin maimoen #candi borobudur #kabupaten magelang #umat buddha

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI