minimarket/ foto: ist

minimarket/ foto: ist

WfH, Penjualan Minimarket Justru Melonjak

Angka penjualan itu sinonim dengan pengantaran untuk mereka yang berbelanja lewat online

Senin, 06 April 2020 | 13:10 WIB - Ekonomi
Penulis: Prajna T Anala . Editor: Kuaka

KUASAKATA.COM, SEMARANG - Penerapan work from home (WfH) dan pembatasan fisik ternyata tidak berdampak pada minimarket. Bahkan, penjualan mereka melonjak drastis.

Kemelonjakan ini diakui oleh Arief, salah seorang  pramuniaga Indomaret di Jatiraya, Banyumanik, Semarang, Senin (6/4/2020). Dia mengakui bahwa penjualan justru sangat meningkat ketika banyak warga yang memilih melakukan pembatasan sosial.

BERITA TERKAIT:
Kemenag Sebut Vaksin COVID-19 Jadi Syarat Berangkat Haji
Profil Komjen Dharma Pongrekun, Perwira Tinggi yang Ungkap Covid-19 Sudah Direncanakan 
Apa itu Rockefeller Foundation yang Disebut sebagai Dalang Pandemi Covid-19 
Jenderal Bintang 3 Ungkap Covid-19 adalah Pandemi yang Direncanakan, Ini Dalangnya 
Vaksin Covid-19 Kini Berbayar, Berapa Harganya? 

''Malah meningkat. Terutama dua minggu terakhir ini. Mereka membeli dalam jumlah besar,'' katanya.

Arief juga menyebutkan parameter lain. Angka penjualan itu sinonim dengan pengantaran untuk mereka yang  berbelanja lewat online. ''Kami sampai kelabakan mengantar ke pembeli. Tidak putus-putus. Jadi, akhirnya kami mengantar dalam jumlah banyak ke banyak pelanggan, biar efektif,'' katanya.

Menurut Arief, untuk semua pembelian online di wilayah Banyumanik, maka pengantaran dilakukan oleh mereka. Dengan demikian, dia bisa langsung tahu tingginya peningkatan pembelian itu.  

''Yang mengantar sampai kelelahan, nyaris tidak beristirahat. Kami memang tidak ingin pembeli menunggu terlalu lama,'' katanya.

Tari, pramuniaga di Alfamidi Karangrejo, juga mengakui hal yang sama. Meski pengunjung memang berkurang, tapi angka pembelian justru bertambah. ''Pembeli mengatur waktu datang, jadi membeli dalam jumlah besar,'' jelasnya.

Meski tidak dapat menjelaskan prosentase kenaikan penjualan, Tari memberikan gambaran bahwa jika biasanya ada pembeli yang datang membeli satu dua barang, kini lebih banyak yang datang untuk membeli kebutuhan dalam jangka panjang.

 

***

tags: #covid-19 #bantuan #corona di indonesia

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI