Praktik Harmoni Indonesia Layak Ditunjukkan ke Dunia
Pendekatan Tri Hita Karana sangat relevan dalam konteks global saat ini.
Sabtu, 19 Juli 2025 | 05:38 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Denpasar - Wakil Menteri Agama H. R. Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa Indonesia memiliki warisan nilai harmoni yang kuat dan layak diperkenalkan ke dunia internasional. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Konferensi Tri Hita Karana: Dialog Hati ke Hati dengan Film dan Media yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Kamis (17/7/2025).
“Kami mengapresiasi acara ini yang menjadi media bagi Indonesia untuk mengenalkan praktik baik harmoni antarumat beragama dan hubungan manusia dengan alam kepada dunia internasional,” ujar Wamenag yang akrab disapa Romo Syafi’i.
BERITA TERKAIT:
Praktik Harmoni Indonesia Layak Ditunjukkan ke Dunia
Ia menilai filosofi Tri Hita Karana sebagai konsep lokal yang memiliki makna universal dan sejalan dengan nilai-nilai keagamaan. “Filosofi ini mengajarkan pentingnya menjaga hubungan seimbang antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wamenag menyebut bahwa pendekatan Tri Hita Karana sangat relevan dalam konteks global saat ini yang membutuhkan keseimbangan spiritual, sosial, dan ekologis. Ia juga melihat keselarasan konsep ini dengan nilai-nilai Islam, seperti hablum minallah (hubungan dengan Tuhan), hablum minannas (hubungan dengan sesama), dan hifdzul bi’ah (menjaga lingkungan).
Dalam kesempatan itu, Romo Syafi’i juga menyoroti pendekatan reflektif yang diusung melalui tema Hati ke Hati Invitation, sebagai ajakan untuk membangun ruang perjumpaan yang jujur dan damai.
“Pendekatan dari hati ke hati menjadi refleksi otentik bahwa kedamaian dan kerukunan harus lahir dari ketulusan dan kesadaran bersama,” tuturnya.
Wamenag juga menyampaikan terima kasih atas ruang perjumpaan yang tercipta dalam forum ini, seraya berharap agar nilai-nilai Tri Hita Karana dapat terus diamplifikasi secara global dan ditanamkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Saya juga bersyukur karena pesan Istiqlal Declaration terus bergema dan bersinergi dengan semangat Tri Hita Karana, untuk mendorong kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan,” tambahnya.
Turut hadir dalam konferensi ini, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta Presiden United in Diversity Foundation Tantowi Yahya.
***tags: #harmoni #indonesia #dunia
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Wali Kota Semarang Harap DPPI Jadi Agen Pancasila di Tengah Kegelapan Ideologi
11 Februari 2026
Gubernur Luthfi: Backlog Rumah di Jateng Berkurang 274.514 Unit Sepanjang Tahun 2025
11 Februari 2026
Polisi Ringkus Komplotan Begal dan Penadah di Penjaringan Jakut
11 Februari 2026
Sopir dan Kernet Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Tangkap Pelaku
11 Februari 2026
Polisi Ringkus Empat Pengedar Narkoba yang Diselundupkan ke Jawa, Sabu 7,9 Kilogram Turut Disita
11 Februari 2026
Bupati Boyolali Serahkan Bulan Dana dan Resmikan Gedung Baru PMI
11 Februari 2026
Bupati Sragen Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026
11 Februari 2026
AS dan Kanada Belum Terkalahkan di Hoki Es Putri Olimpiade Musim Dingin 2026
11 Februari 2026
Bournemouth vs Everton: 10 Pemain The Toffees Kalah 1-2
11 Februari 2026
Kemenag Perkuat Jaminan Produk Halal dengan Konsep Green Halal
11 Februari 2026

