Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Foto: Istimewa

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Foto: Istimewa


Corona Semakin Mewabah

Hendi Tutup Ruas Empat Jalan Lagi

Penutupan empat ruas jalan lagi bertujuan membatasi aktivitas luar di masyarakat. Jika tidak ampuh, penutupan akan diberlakukan 24 jam.

Senin, 06 April 2020 | 14:26 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang – Usai menutup lima ruas jalan protokol, Wali Kota Semarang hendrar prihadi (Hendi) memutuskan menutup empat ruas jalan lagi. Maka, terdapat sembilan ruas jalan ditutup mulai Selasa (7/4/2020). Kesembilan jalan itu adalah Jalan Tanjung, Jalan dr. Wahidin, Jalan Supriyadi, dan Jalan Basudewa.

Hendi mengatakan kebijakan tersebut bertujuan membatasi mobilitas warga Semarang sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Sebelumnya, protocol yang dirurup yaitu sepanjang Jalan Pandanaran mulai Tugu Muda hingga Simpang Lima, sepanjang Jalan Pemuda mulai mall Paragon  sampai Tugu Muda, sepanjang Jalan Gajah Mada mulai Simpang Lima sampai Simpang Gendingan, sepanjang Jalan Pahlawan mulai bundaran air mancur Tugu Tunas sampai Simpang Lima, dan sepanjang jalan Achmad Yani mulai simpang RRI sampai Simpang Lima.

Penutupan tahap pertama dilakukan mulai pukul 18.00-06.00 WIB. Sementara aturan Penutupan Jalan ditegakkan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Kota Semarang.

BERITA TERKAIT:
PKM Diperketat, Hendi Bakal Tegas Bubarkan Semua Kerumunan
PKM di Semarang Kembali Diberlakukan
Walikota Siapkan Ruang Isolasi Baru
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hendi Naik Ojol ke Kantor
Sidak, Hendi Dapati Semua Pegawai Belum Datang
Sidak Hari Pertama Kerja, Hendi Dapati Tiga ASN tidak Masuk Tanpa Keterangan
Hendi Turun Langsung Pantau Pos Penyekatan Mudik di Genuksari

Hendi pun menegaskan akan meningkatkan waktu Penutupan Jalan menjadi 24 jam apabila tidak ada perubahan terhadap perilaku masyarakat membatasi aktivitas sementara waktu.

“Kami sangat mengharapkan kepada masyarakat untuk bisa jangan ke mana-mana bila tidak ada keperluan yang mendesak, namun, pantauan kami di lapangan masih cukup banyak masyarakat yang berjalan-jalan keliling Kota Semarang. Kemudian, selama seminggu ke depan akan kita evaluasi, kalau masih belum ada perubahan di masyarakat, kita akan tingkatkan menutup jalan protokol 24 jam penuh dan kita tambah lagi jalan yang ditutup,” paparnya.

 


tags: #hendrar prihadi #penutupan jalan #seputar semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI