BAZNAS dan Kemnaker Fasilitasi Pelayanan Tenaga Kerja bagi 1.000 Penyandang Disabilitas

Kemnaker memiliki tugas menyiapkan sumber daya manusia.

Selasa, 29 Juli 2025 | 12:21 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Makassar - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan meluncurkan fasilitasi pelayanan penempatan tenaga kerja bagi 1.000 penyandang disabilitas dan dan program magang 3.000 mustahik ke Jepang.

Turut hadir dalam peluncuran program tersebut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Prof. Dr. Yassierli, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, di Kantor BBPVP Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/7/2025).

BERITA TERKAIT:
BAZNAS Distribusikan Paket Ramadan Bahagia untuk Keluarga Prasejahtera
BAZNAS Gelar Bazar Amal di Kampung Pemulung Tangsel
Gelar Tarhib Ramadan 2026, BAZNAS Gaungkan Pesan Zakat Menguatkan Indonesia
Jelang Ramadan, BAZNAS dan Dubes KBRI Kairo Perkuat Kerja Sama Penyaluran Bantuan Gaza
Bantuan 21 Ekor Kambing Disalurkan untuk Keluarga di NTT

"Kita bekerja sama dengan Baznas, yang siap memfasilitasi pelatihan untuk seribu orang disabilitas. Ini merupakan angin segar," kata Menaker RI Yassierli.

Yassierli mengakui, tantangan ketenegarjaan sangat luar biasa. Menurut dia, Kemnaker memiliki tugas menyiapkan sumber daya manusia, optimalisasi kerja keluar negeri, pertumbuhan perusahaan existing, dan menyiapkan tenaga kerja mandiri.

"Memastikan bahwa tenaga kerja tersedia, dengan adanya balai BBPBVP sebagai wadah pelatihan vokasi untuk kompetisi yang level moderat yang memang kebutuhannya langsung diserap dunia industri," ungkap Yassierli.

Sementara itu. Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengatakan, kerja sama antara Kemnaker dan Baznas merupakan upaya pemerintah dalam memberikan kesempatan 1.000 tenaga kerja disabilitas. Seluruh anggaran dikover Baznas.

Saidah mengatakan Baznas memiliki visi menyejahterakan umat, termasuk disabilitas. Sehingga, tidak boleh ada satupun warga Indonesia yang ditinggalkan.

Saidah menegaskan disabilitas memiliki hak yang sama terkait akses pendidikan, pelatihan, dan akses dunia kerja. Tidak hanya itu, Baznas juga akan memfasilitasi program magang 3 ribu mustahik ke Jepang.

"Kami komitmen mendampingi teman-teman yang akan magang ke Jepang. Jadi mari kita bersama-sama menyukseskan program ini,” ucapnya. 

Saidah juga mengingatkan kepada para penerima manfaat untuk bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan ini demi peningkatan kemandirian ekonomi dan kualitas hidup.

***

tags: #baznas #kemnaker

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI