Polisi Tembak Pelaku Pembacokan Personel Polisi di Bangkalan Madura

Dia menggunakan celurit saat melakukan penganiayaan.

Selasa, 09 September 2025 | 10:37 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Surabayapolisi melumpuhkan pelaku pembacokan anggota Ditresnarkoba Polda Jatim, Bripda A, di wilayah Blega, Bangkalan, Madura.

Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Eko Cipto Mangko menjelaskan, penangkapan dilakukan Jumat (5/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

BERITA TERKAIT:
Polisi Tangani Kasus Pembacokan di Toko Kelontong Jakbar, Pelaku Masih di Bawah Umur
Geruduk Kejari Wonosobo, Warga Jambusari Desak Pelaku Pembacokan Anggota TNI Segera Diproses Hukum
Warga Sijambu Tuntut Pelaku Pembacokan Anggota TNI Dihukum Mati
Pelaku Pembacokan Anggota TNI di Wonosobo Berhasil Dibekuk di Kepil
Anggota TNI Tewas Dibacok Preman di Resto Shaka Sapuran Wonosobo

“Pelaku berinisial AMR (28), warga Bangkalan Madura, terpaksa ditembak pada  kaki kanan, setelah berusaha kabur saat hendak ditangkap oleh petugas,” terangnya dikutip, Selasa.

Saat proses penangkapan, kata Eko, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Kondisi itu memaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur agar pelaku tidak membahayakan aparat maupun masyarakat sekitar.

“Dia menggunakan celurit saat melakukan penganiayaan. Anggota kami mengalami luka sobek pada bagian kepala belakang dan punggung,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, AMR diketahui merupakan residivis kasus narkoba di Bangkalan. polisi juga menyita barang bukti berupa kaos yang digunakan saat pelaku beraksi.

“Informasinya masih ada beberapa pelaku lain. Anggota kami masih bergerak di lapangan untuk meringkus yang lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Dacosta, sebelumnya membenarkan bahwa Bripda A menjadi korban pembacokan saat melaksanakan penyelidikan dengan metode undercover buying terhadap seorang bandar sabu di Kecamatan Socah, Bangkalan, pada Kamis (14/8/2025) lalu.

“Anggota kami sedang melakukan penyamaran, target sudah diintai hampir satu bulan. Saat hendak ditangkap, pelaku justru melakukan perlawanan dengan senjata tajam,” jelas Robert.

Ia menambahkan, situasi saat itu semakin ricuh lantaran massa ikut berkumpul dan meneriaki korban.

“Pelaku membacok korban ketika suasana ramai. Bahkan anggota kami diteriaki oleh massa,” ujarnya.

Usai kejadian, Bripda A langsung mendapatkan perawatan medis. Saat ini kondisinya sudah berangsur membaik.

“Syukur alhamdulillah kondisi korban sudah membaik. Bahkan kemungkinan sudah bisa menjalani rawat jalan,” pungkas Robert.

***

tags: #pembacokan #polisi #bangkalan #personel

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI