Menag Dorong Dosen Cetak Generasi Pencipta Ilmu untuk Bangun Peradaban
Dosen tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan.
Sabtu, 13 September 2025 | 13:35 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Bandar Lampung — Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong para dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung untuk melahirkan generasi Muallif, yakni generasi pencipta ilmu, penulis, sekaligus penggagas karya yang mampu memberi kontribusi nyata bagi peradaban. Hal ini disampaikan Menag usai meresmikan dua fakultas baru di UIN Raden Intan Lampung, yaitu Fakutas Psikologi Islam dan Fakultas Sains dan Teknologi.
Menurut Menag Nasaruddin, dosen tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga harus menanamkan kedalaman spiritual kepada mahasiswa.
BERITA TERKAIT:
Menag dan Universitas Al-Azhar akan Bahas Pembukaan Cabang di Indonesia
Bertolak ke Mesir, Menag akan Bicara Ekoteologi di Universitas Al-Azhar
Menag Nasaruddin Umar Tekankan Kurikulum Cinta untuk Harmoni Umat
Menag Nasariddin Umar Tekankan Kurikulum Cinta untuk Harmoni Umat di Maluku
Menag Gaungkan Pesan “Ekoteologi" dalam Peringatan Isra Mikraj
“Sebagai tenaga pengajar, kita jangan hanya mencetak Ahlul Khamis, yakni mereka yang sekadar pandai menyampaikan ulang tanpa kedalaman makna. Kita harus membentuk generasi Muallif — generasi pencipta ilmu yang mampu melahirkan karya, membangun gagasan, serta menautkan ilmu dengan nilai-nilai spiritual,” tegas Menag, di Kampus UIN Raden Intan Lampung, Jumat (12/9/2025).
Ia menambahkan, perbedaan antara Ahlul Khamis dan Muallif bagaikan perbedaan antara konsumen dan produsen ilmu. “Kalau kita hanya mencetak Ahlul Khamis, maka kita menambah penikmat ilmu. Tetapi bila kita melahirkan Muallif, maka kita sedang membangun peradaban. Inilah yang saya harapkan dari dosen-dosen di UIN Raden Intan Lampung,” ujarnya.
Psikologi Islam sebagai Jembatan Ilmu dan Spiritual
Selanjutnya, Menag juga menyoroti pentingnya kehadiran Fakultas Psikologi Islam di era modern. Menurutnya, psikologi Islam dapat menjadi jembatan untuk memahami kesehatan mental sekaligus dimensi spiritual manusia.
“Banyak orang cerdas tetapi jiwanya rapuh. Dengan psikologi Islam, kita ingin melahirkan ilmuwan dan praktisi yang tidak hanya memahami dimensi psikis, tetapi juga mampu memberi solusi berbasis nilai agama,” jelasnya.
Selain itu, Menag mengingatkan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. “Saya berharap UIN Raden Intan Lampung tidak hanya menjadi pusat ilmu, tetapi juga pusat pembentukan kepribadian yang beradab dan bermartabat,” katanya.
UIN Lampung Kampus Hijau dan Akademik Berkualitas
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin, menegaskan bahwa kampus tersebut terus memperkuat posisinya sebagai kampus hijau. Selama delapan tahun berturut-turut, UIN Lampung menempati peringkat pertama penilaian UI GreenMetric di lingkungan PTKIN, dan berada di peringkat kedelapan perguruan tinggi secara umum.
“Saat ini, ada 11 embung dan 8.000 titik biopori yang berkontribusi menjaga ekosistem lingkungan kampus, sehingga tidak kekurangan air saat kemarau dan efektif mengendalikan banjir saat musim hujan,” paparnya.
Rektor juga menyampaikan perkembangan jumlah guru besar UIN Lampung yang terus meningkat. “Saat ini sudah ada tambahan 15 guru besar, sehingga total guru besar kita mencapai 47 orang. Ini menjadi modal penting dalam penguatan mutu akademik dan penelitian,” imbuhnya.
Peresmian Fakultas Psikologi Islam dan Fakultas Sains dan Teknologi ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama. Kehadiran dua fakultas baru ini diharapkan memperkuat peran UIN Raden Intan Lampung dalam mencetak generasi unggul yang cerdas, berakhlak, berdaya saing global, sekaligus menjadi pusat lahirnya Muallif—para pencipta ilmu dan gagasan yang membangun peradaban.
***Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Sinergi Penegak Hukum, Lapas Brebes Fasilitasi Proses Tahap II di Kejaksaan Negeri
22 Januari 2026
Kemenhaj Siapkan Platform Oleh-Oleh Haji untuk Dukung Perkebunan Kurma Lombok Utara
22 Januari 2026
Bayern Muenchen vs USG: Harry Kane dkk Menang 2-0
22 Januari 2026
Kurangi Kepadatan Jemaah Haji, Kemenhaj Matangkan Skema Murur dan Nanazul
22 Januari 2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK
22 Januari 2026
Dua Pengedar Obat Keras Diringkus Polisi di Tangerang
22 Januari 2026
Chelsea vs Pafos: The Blues Menang Tipis 1-0
22 Januari 2026
Polisi Kejar Pelaku Penusukan Warga di Jagakarsa Jaksel
22 Januari 2026
Barcelona vs Slavia Praha: Blaugrana Menang 4-2
22 Januari 2026
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
22 Januari 2026
Resmikan SPPG Sukodono, Wabup Sragen: Kita Harus Memastikan Manfaat Gizi Tepat Sasaran
22 Januari 2026

