Ketua Lazismu Kabupaten Magelang, Imron Rosidi

Ketua Lazismu Kabupaten Magelang, Imron Rosidi

Lazismu Kabupaten Magelang Siapkan Program Lumbung Pangan

Kebijakan pembatasan sosial seperti himbauan untuk bekerja dan beraktifitas di rumah mengakibatkan berkurangnya mobilitas masyarakat yang akhirnya berdampak pada melemahnya perekonomian. Sektor jasa transportasi, pariwisata dan juga industri rumah tangga,

Sabtu, 11 April 2020 | 13:44 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Mungkid - Salah satu kebutuhan pokok dan mendasar bagi masyarakat selain sandang dan papan adalah kebutuhan pangan. Ketersediaan pangan akan berpengaruh langsung pada kelangsungan hidup dan juga stabilitas sosial di masyarakat. 

Dalam kondisi dan situasi apapun bahan pangan harus terjamin kesediannya. Adanya musibah non – alam berupa wabah Corona Virus Disease (Covid-19) seperti saat ini dimana tidak hanya sektor kesehatan yang terdampak akan tetapi juga sektor ekonomi, maka negara melalui pemerintahnya dan juga kelompok sosial mayarakat (civil society) diharapkan mampu bersama – sama mencari solusi atas persoalan tersebut.

BERITA TERKAIT:
Tiket Candi Borobudur Naik, Menko PMK: Upaya Perlindungan Aset
PCM Kabupaten Magelang Adakan Pembinaan Pengelolaan AUM
Rakor Tim Pora Magelang Kakanim Minta Maksimalkan Pengawasan Orang Asing
Kelompok 22 KKN UIN Walisongo Ajarkan Pembuatan Konten YouTube ke Warga Dusun Blondo Magelang
Seorang Sopir Truk Pasir Hilang Terseret Arus Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi

Ditengah menurunnya daya beli masyarakat, setiap rumah tangga perlu mendapatkan jaminan dalam hal akses bahan pangan yang sesuai standar kebutuhan konsumsi dan juga memiliki unsur kandungan gizi yang cukup. 

Menyikapi persoalan tersebut, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Ksbupaten Magelang beinisiatif menyiapkan program lumbung pangan. Hal itu disampaikan Ketua Lazismu Kabupaten Magelang Imron Rosidi pada Sabtu 11/04/2020 di Kantor Lazismu Jalan Magelang – Jogja Km 11 Paremono, Mungkid.

"Kebijakan pembatasan sosial seperti himbauan untuk bekerja dan beraktifitas di rumah mengakibatkan berkurangnya mobilitas masyarakat yang akhirnya berdampak pada melemahnya perekonomian. Sektor jasa transportasi, pariwisata dan juga industri rumah tangga menjadi contoh sektor kehidupan yang sangat terdampak," katanya.

Bahkan, lanjunya ada pula Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi karyawan oleh beberapa perusahaan.Realitas tersebut mengakibatkan banyak kelompok di masyarakat yang akhirnya berkurang bahkan kehilangan pendapatannya.

Pria kelahiran Magelang, tersebut berpendapat bahwa menyelamatkan kehidupan melalui kebijakan pembatasan sosial sebagai upaya mencegah penularan wabah covid–19 memang harus dilakukan karena tidak ada pilihan lain, dampak ekonomi dari kebijakan tersebut yang kemudian harus menjadi perhatian dan dipikirkan solusinya secara bersama-sama.   

Secara teknis, saat ini melalui Program Lumbung Pangan, Lazismu mulai mengumpulkan bahan pokok yang nantinya akan disalurkan kepada rumah tangga tidak mampu terdampak kebijakan pembatasan sosial. 

Mulai dari beras, tepung, minyak goreng, gula, mie instan dan juga lauk pauk  nanti akan dikemas dalam 1 (satu) paket. Lazismu Kabupaten Magelang menerima donasi dalam bentuk barang kebutuhan pokok maupun berupa uang. Donasi berupa uang nanti akan dibelanjakan bahan kebutuhan pokok. Kemudian untuk donasi barang selain kebutuhan pokok akan dilakukan lelang, hasil penjualannya akan langsung dibelanjakan bahan kebutuhan pokok. 

Bagi masyarakat yang akan memberikan donasinya bisa menghubungi nomor 0858 0061 4445 atau 0813 8179 5887.

“Saatnya saling tolong menolong dan gotong royong untuk meringankan beban hidup diantara sesama, mari berzakat, berinfak dan bersodaqoh, Lazismu siap menerima dan menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkannya” tutupnya.


tags: #kabupaten magelang #bantuan #virus corona

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI