Pemkab Kebumen Siaga Hadapi Musim Hujan Dini, Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang turut hadir dalam apel tersebut mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab bersama.

Jumat, 03 Oktober 2025 | 05:09 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Kebumen- Menanggapi peringatan dini BMKG mengenai datangnya musim hujan 2025/2026 lebih awal, Pemerintah Kabupaten Kebumen segera mengambil langkah cepat. Mengingat potensi bencana hidrometeorologi yang meliputi banjir di dataran rendah dan ancaman tanah longsor di perbukitan, seluruh pihak diminta untuk tetap siaga.

Untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi ancaman bencana tersebut, Pemkab Kebumen bersama jajaran TNI/Polri dan elemen masyarakat menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana dan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Apel ini berlangsung di Alun-alun Pancasila pada Kamis, 2 Oktober 2025, sebagai tanda dimulainya upaya kolaboratif untuk mitigasi dan respons bencana.

BERITA TERKAIT:
Pemkab Kebumen Serahkan Tali Asih kepada 116 PNS Purna Tugas
Dibawah Pimpinan Lilis Nuryani dan Zaeni, Pemkab Kebumen Raih 10 Penghargaan Bergengsi
Pemkab Kebumen Perketat Standar Keamanan Pangan dalam Program MBG
Pemkab Kebumen Siaga Hadapi Musim Hujan Dini, Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana
Pemkab Kebumen Sosialisasikan Percepatan Penyerapan Dana Desa Tahap II 2025

Hadir dalam apel tersebut Bupati Lilis Nuryani, Kapolres AKBP Eka Baasith, Dandim Letkol Arm Purba Sudibyo, Kajari Endi Sulistiyo, Ketua DPRD Saman Halim Nurrohman, Sekda Edi Rianto, Kepala Pelaksana BPBD Udy Cahyono, serta pimpinan OPD lainnya.

Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith menyoroti peningkatan curah hujan yang menandakan peralihan musim. Ia memperingatkan bahwa jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi cuaca tersebut berpotensi menyebabkan bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta lonjakan kasus penyakit.

"Saat ini, kondisi cuaca di Kebumen menunjukkan peningkatan curah hujan. Jika tidak diantisipasi dengan baik, ini bisa menimbulkan bencana. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan sinergitas semua pihak perlu ditingkatkan untuk meminimalisir dampak bencana," tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dan mengusulkan agar Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) diaktifkan kembali. "Satkamling bukan hanya ronda malam, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan gotong royong dari seluruh warga," tambahnya.

Beberapa langkah penting yang diinstruksikan oleh Kapolres termasuk pelaksanaan mitigasi dan pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel SAR dan sarana pendukung, serta penguatan koordinasi antara Tiga Pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Perangkat Desa) untuk menjaga keamanan lingkungan.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang turut hadir dalam apel tersebut mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab bersama. "Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai anggota masyarakat," ujarnya.

Bupati Lilis menyampaikan bahwa tujuan kesiapsiagaan adalah untuk melindungi jiwa dan harta benda, meminimalkan kerusakan, serta mempercepat proses tanggap darurat dan pemulihan pasca-bencana. Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dengan memperhatikan peta daerah rawan bencana, mengenali jalur evakuasi, dan meningkatkan kerja sama antar komunitas, lembaga, serta relawan kebencanaan.

Apel ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk TNI-Polri, Damkar, Satpol-PP, BPBD, PMI, Dinkes, relawan, dan berbagai organisasi masyarakat (ormas). Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan pengecekan sarana dan prasarana oleh Forkompimda untuk memastikan kesiapan teknis dalam penanganan darurat bencana.
 

***

tags: #pemerintah kabupaten kebumen #apel siaga #musim hujan #bencana hidrometeorologi #lilis nuryani

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI