Pemkab Sragen dan PLN Beri Sambungan Listrik Baru bagi Warga Kurang Mampu
Bupati menjelaskan bahwa listrik memiliki peran strategis di Sragen.
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 08:05 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Sragen — Suasana haru dan bahagia menyelimuti warga Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Kamis (24/10/2025) sore. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 PT PLN (Persero), perusahaan listrik milik negara tersebut melaksanakan program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” dengan memberikan sambungan listrik baru bagi warga kurang mampu di Kabupaten Sragen.
Momen paling berkesan terjadi saat Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, didampingi Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, menyalakan meteran listrik di rumah salah satu penerima manfaat. Tepuk tangan dan rasa haru dari warga pun mengiringi detik-detik pertama rumah tersebut kembali terang dengan cahaya listrik milik sendiri.
BERITA TERKAIT:
Pemkab Sragen Gaungkan Stop Silent Treatment di Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan
Lewat Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sragen Perkuat Fondasi Data
Pemkab Sragen Gelar Kegiatan Sragen GAS 2025, Ini Tujuannya!
Pemkab Sragen dan PLN Beri Sambungan Listrik Baru bagi Warga Kurang Mampu
Pemkab Sragen Wujudkan Pemerintahan Digital yang Aman dan Terpercaya
Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa kegiatan di Sragen ini menjadi momen istimewa karena dihadiri langsung oleh Bupati Sragen. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah di tengah kegiatan sosial PLN menunjukkan keselarasan tujuan antara PLN dan pemerintah daerah, yakni menghadirkan kesejahteraan dan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Kehadiran Bapak Bupati di sini menjadi bentuk nyata bahwa niat baik PLN untuk menghadirkan listrik bukan sekadar menyalakan lampu, tapi menyalakan kehidupan. Apa yang dilakukan PLN hari ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menyalakan negeri dari pelosok hingga perkotaan," ungkap Yusuf.
Ia menjelaskan bahwa melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PLN tidak hanya memberikan akses listrik, tetapi juga menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat yang sebelumnya belum menikmati penerangan layak.
"Tahun ini PLN menyalakan 8.000 sambungan baru di berbagai daerah di Indonesia. Setiap sambungan bukan hanya menyalakan rumah, tapi membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan kehidupan yang lebih baik," tambahnya.
Yusuf menegaskan bahwa PLN akan terus memperkuat perannya sebagai motor pembangunan bangsa. PLN berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, tanggap, dan berkelanjutan, termasuk dalam mendukung sektor pertanian melalui penyediaan listrik untuk sumur dalam, pompa air, hingga kebutuhan irigasi.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Sragen. Menurutnya, kehadiran listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan, ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bupati menjelaskan bahwa listrik memiliki peran strategis di Sragen, terutama dalam menopang sistem pengairan sawah melalui lebih dari 2.500 sumur dalam jumlah terbesar di Indonesia.
"Lstrik menjadi kebutuhan vital, terutama untuk menggerakkan pompa air di sumur dalam yang digunakan petani. Jika listrik padam, pengairan terganggu dan bisa berdampak pada ketahanan pangan," ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Sigit menegaskan bahwa kolaborasi Pemkab Sragen dan PLN selaras dengan prioritas pembangunan daerah yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan, program penerangan bagi warga kurang mampu menjadi bagian penting dari upaya membangun Sragen yang inklusif.
"Kami ingin memastikan tidak ada lagi keluarga yang hidup tanpa penerangan, tanpa rumah layak, atau kesulitan mengakses pendidikan. Sinergi dengan PLN ini sangat membantu percepatan program pengentasan kemiskinan di Sragen," tegasnya.
Sementara salah satu warga Desa Ngandul penerima manfaat, Karmini menceritakan perubahan besar yang ia rasakan setelah mendapatkan bantuan listrik gratis dari program sinergi Pemkab Sragen dan PLN. Ia mengisahkan bagaimana dulu kehidupan keluarganya masih serba terbatas karena belum memiliki akses listrik memadai.
"Dulu rumah saya hanya memiliki satu lampu, bahkan untuk menyetrika atau menyalakan magic com masih menumpang di rumah tetangga. Alhamdulillah, hari ini sudah punya tiga lampu sendiri dan bisa memakai listrik sendiri. Terima kasih Pak Bupati, terima kasih PLN" ucapnya penuh haru.
Di akhir acara, PLN melalui Yayasan Baitul Maal PLN juga menyatakan siap mendukung program Pemkab Sragen, termasuk bantuan listrik untuk sumur pertanian dan kegiatan sosial lainnya.
Kegiatan “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” di Desa Ngandul ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Sragen dalam menghadirkan energi yang bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga menumbuhkan harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
***tags: #pemkab sragen #bantuan #listrik
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Bank Jateng Dukung Kreativitas Media Digital di Semarang
14 Januari 2026
Heni Tegaskan INI-IPPAT di Jateng Harus Berintegritas dan Profesional
14 Januari 2026
Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah, Kemenkum Jateng Sambut Bapemperda DPRD Kota Surakarta
14 Januari 2026
Honda Hadirkan Warna Exclusive untuk Stylo
14 Januari 2026
KAI Services Gelar Training Untuk Prama Prami untuk Rangkaian Compartment
14 Januari 2026
IPM Kota Semarang Capai 85,80, Bukti Program Pembangunan Berjalan Efektif
14 Januari 2026
USM Sosialisasikan PKM 2026
14 Januari 2026
Penuh Kasih dan Kebersamaan, Lapas Semarang Gelar Perayaan Natal Bersama
14 Januari 2026
USM Kirim Relawan untuk Bantu Penanganan Bencana di Kudus
14 Januari 2026
Gubernur Jateng Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen
14 Januari 2026
Sigap! Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok di Perlintasan Rel Jelang Kereta Melintas
14 Januari 2026

