Gercep! Wali Kota Semarang Agustina Kirim Ambulans Jemput Korban Bus Terguling di Pemalang

Atas nama Pemkot Semarang, kami turut berduka cita

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 20:45 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bergerak cepat mengirimkan empat unit ambulans ke tiga rumah sakit di Pemalang guna membantu warga kota Semarang yang menjadi korban kecelakaan Bus terguling di Exit Tol Gandulan Pemalang pada Sabtu (25/10).

"Begitu mendapat kabar rombongan tersebut dari Kota Semarang, saya langsung meminta Dinas Kesehatan untuk segera mengirimkan ambulans ke Pemalang," terang Agustina.

BERITA TERKAIT:
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Siap Bangun Jembatan Akses Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo
Tinjau IPAL Kampung Mangut Bandarharjo, Wali Kota Agustina Dorong UMKM Ramah Lingkungan
Rasa Syukur Suyono Tandai Keberhasilan Program RTLH Kota Semarang
Walkot Agustina Salurkan 400 Paket Sembako-Siapkan Solusi Lanjutan bagi Nelayan Semarang Utara Terdampak Angin Barat
Sukses Kelola SDM, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Penerapan Manajemen Talenta

Agustina mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan rumah sakit wilayah setempat untuk membawa empat korban meninggal dunia terlebih dahulu ke rumah duka masing-masing di Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur. "Karena terkait pemakaman, kami meminta izin untuk mengutamakan para jenazah kembali ke keluarganya masing-masing," ujarnya.

Wali Kota memastikan akan membantu penanganan maupun perawatan korban baik luka ringan maupun berat lainnya dengan mempertimbangkan rekomendasi dari pihak rumah sakit tempat korban dirawat.

"Kami melihat perkembangan di lapangan. Para korban jika dirasa perlu dirawat di sana, kami akan bantu menyampaikan kepada pihak keluarga," katanya.

Agustina bahkan telah menyiapkan RSD K.R.M.T. Wongsonegoro (RSWN) dan Rumah Sakit Mijen apabila korban nantinya ingin melakukan pemindahan penanganan hingga sembuh total di Kota Semarang. Dirinya juga menambahkan, korban tidak perlu memikirkan masalah biaya penanganan, karena Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang akan turut serta memberikan perlindungan kepada para korban.

"Kami akan memastikan warga yang menjadi korban mendapat jaminan kecelakaan dari Jasa Raharja, jika lebih dari Rp20 juta bisa ditanggung BPJS Kesehatan. Untuk para korban yang belum memiliki BPJS Kesehatan, Pemkot Semarang pun akan memfasilitasi dengan UHC," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebuah Bus wisata yang membawa rombongan dari Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur mengalami kecelakaan tunggal di Exit Tol Gandulan, Pemalang, Sabtu (25/10) pagi tadi sekitar pukul 09.10 WIB.

Bus berpenumpang 34 orang dengan tujuan tempat wisata Guci Kabupaten Tegal itu tidak mampu mengendalikan laju kecepatan dan mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melewati tikungan di jalur keluar tol yang menyebabkan menabrak pembatas jalan dan terguling.

Akibat kejadian tersebut, tercatat korban meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat 1 orang, luka ringan 13 orang, dan korban selamat seluruhnya 16 orang. Para korban dievakuasi dan dirawat ke sejumlah rumah sakit yang berbeda untuk mempercepat proses penanganan, yakni RS Medika Pemalang, RSI Al-Ikhlas Taman, dan RS Siaga Medika Pemalang.

"Atas nama Pemkot Semarang, kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Semoga korban yang meninggal dunia dapat diterima di sisi-Nya dan korban yang mengalami luka segera kembali pulih," pungkas Agustina.

***

tags: #wali kota semarang #agustina #bus #terguling

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI