Kemenag Gandeng BMKG Perkuat Layanan Hisab Rukyat
Pelayanan keagamaan tidak bisa dilepaskan dari aspek ilmiah.
Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:00 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jakarta - Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama menggelar pertemuan dengan Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pertemuan ini membahas penguatan sinergi penyediaan data dan informasi MKG untuk mendukung layanan keagamaan, khususnya dalam bidang hisab rukyat dan syariah.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menjelaskan, Kementerian Agama dan BMKG memiliki irisan penting dalam pelayanan publik berbasis ilmu pengetahuan. Data meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang dikelola BMKG menjadi fondasi penting dalam berbagai aspek penetapan waktu ibadah, seperti awal Ramadan, Syawal, Zulhijah, hingga arah kiblat.
BERITA TERKAIT:
Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini
Mayoritas Kota di Indonesia Diprakirakan Hujan yang Dapat Disertai Petir Hari Ini
Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini
Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini
“Pelayanan keagamaan tidak bisa dilepaskan dari aspek ilmiah. Karena itu, kolaborasi ini menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat basis keilmuan dalam setiap keputusan keagamaan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Menurut Arsad, selama ini Subdit Hisab rukyat dan Syariah Kementerian Agama telah menjalin kerja sama teknis dengan BMKG dalam pemanfaatan data cuaca, posisi hilal, dan dinamika atmosfer. Namun, audiensi kali ini menjadi langkah strategis untuk menata sinergi kelembagaan yang lebih terarah, termasuk dalam mendukung Jabatan Fungsional MKG di lingkungan instansi pengguna, secara khusus pada Kementerian Agama.
“Kita ingin memastikan setiap jabatan fungsional yang terkait dengan pelayanan keagamaan berbasis data MKG memiliki ruang pengembangan dan kolaborasi yang optimal,” imbuhnya.
Arsad menyebut, Kementerian Agama memandang penting keberadaan para ahli MKG dalam memperkaya metodologi hisab rukyat modern. Ke depan, data astronomis dan klimatologis akan semakin berperan dalam penyusunan kalender hijriah, perhitungan waktu salat, serta validasi arah kiblat. “Kita ingin menghadirkan pelayanan keagamaan yang tidak hanya sahih secara syar’i, tapi juga kuat secara ilmiah,” katanya.
Selain membahas kebutuhan jabatan fungsional, pertemuan juga mengulas pentingnya pembaruan kurikulum pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hisab rukyat dan ilmu falak. Arsad menyebut, kolaborasi dengan BMKG dapat menjadi jembatan antara disiplin ilmu sains dan fikih. “Kita ingin mempertemukan ahli falak dan ahli cuaca dalam satu meja diskusi, agar keputusan keagamaan kita semakin komprehensif,” tuturnya.
Lebih jauh, Arsad menilai bahwa penguatan kerja sama ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di Kemenag yang menekankan pelayanan berbasis data dan riset. Ia berharap, sinergi kelembagaan antara Kemenag dan BMKG dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor dalam pelayanan publik. “Ini bukan hanya tentang data hilal atau arah kiblat, tapi juga tentang cara negara melayani umat dengan pendekatan ilmiah dan profesional,” tegasnya.
Audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (28/10/2025) itu dihadiri jajaran Subdit Hisab rukyat dan Syariah bersama perwakilan dari Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional MKG BMKG. Para pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman dan program teknis bersama.
“Semoga sinergi antara Kemenag dan BMKG ini menjadi langkah nyata memperkuat keandalan data dalam pelayanan keagamaan, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai rujukan dalam pengelolaan ilmu falak dan astronomi Islam di tingkat global,” pungkas Arsad.
***Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
DWP Kemenkum Jateng Gelar Pertemuan Rutin
15 Januari 2026
Pemusnahan Arsip Fidusia, Kemenkum Jateng Pastikan Informasi Tidak Dapat Dikenali
15 Januari 2026
Ekonomi Desa Kian Berkembang, Jateng Sudah Tidak Ada Desa Sangat Tertinggal
15 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Pendidikan Ratusan Anak Yatim Magelang
15 Januari 2026
Menag: Isra Mikraj Mengandung Pesan Spiritual
15 Januari 2026
Persebi Boyolali vs Persipur: Laskar Pandan Arang Kalah 2-5
15 Januari 2026
Menteri Desa PDT Pastikan Produk Desa Bisa Bersaing
15 Januari 2026
Perusahaan China Ini Bakal Tanam Investasi Air Minum di Jateng, Nilainya Capai Rp160 M
15 Januari 2026
Taklukkan Mesir 1-0, Senegal Melaju ke Final
15 Januari 2026
Napoli vs Parma: Partenopei Ditahan Imbang Tanpa Gol
15 Januari 2026

