Kapolri Sebut Bahaya Narkoba Masih Mengintai Masyarakat Indonesia

Jenderal Sigit mengakui bahaya narkoba sangat mengancam masa depan generasi penerus bangsa.

Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:03 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa bahaya narkoba masih mengintai masyarakat ?ndonesia, terutama generasi muda. Hal ini berdasarkan data terkini Badan Narkotika Nasional (BNN).

Jenderal Sigit mengatakan, berdasarkan data yang dirilis BNN tahun 2024, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba indonesia mencapai 3,3 juta orang.

BERITA TERKAIT:
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Instruksikan Personel ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera
Pimpin Renungan Bhayangkara, Kapolri Tekankan Komitmen Moral dalam Transformasi Polri
Kapolri Kirim Logistik Bantuan Bencana Tanah Longsor Banjarnegara
Sebanyak 5.000 Ojol Ikuti Apel Kamtibmas 'Sauyunan Jaga Lembur' di Bandung
Kapolri Sebut Bahaya Narkoba Masih Mengintai Masyarakat Indonesia

“Angka peningkatan (pemakai narkoba) tertinggi didominasi oleh remaja usia 15 - 24 tahun," jelasnya dikutip, Kamis.

Dengan data tersebut, Jenderal Sigit mengakui bahaya narkoba sangat mengancam masa depan generasi penerus bangsa. Padahal ?ndonesia akan menikmati bonus demografi Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda pada 2030-2035.

"Kejahatan narkoba merupakan extraordinary crime yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, keamanan dan ketahanan nasional serta kualitas kehidupan bangsa," ujar Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit menegaskan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak fisik dan mentan individu, tetapi juga mengancam keberhasilan, pembangunan SDM dan generasi muda penerus bangsa. Oleh sebab itu, Polri berkomitmen melakukan pemberantasan narkoba sesuai dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto dengan langkah penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba dari hulu hingga ke hilir.

***

tags: #kapolri #bahaya #narkoba

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI