Optimalisasi Peran Sosial, Bank Jateng Blora Bekali Guru Agama dengan Literasi Keuangan

sinergi antara Kemenag dan Bank Jateng ini dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan jiwa wirausaha

Selasa, 04 November 2025 | 18:15 WIB - Ekonomi
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Blora – Bank Jateng Cabang Blora secara nyata mengoptimalisasi peran sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Santripreneur Pelatihan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kabupaten Blora pada Kamis (23/10/2025), bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Tujuannya adalah memperkuat kemandirian ekonomi di kalangan tokoh agama setempat.

BERITA TERKAIT:
Bank Jateng Salurkan CSR Senilai Rp402 Juta untuk Pembangunan di Cilacap
Bank Jateng dan Pemkab Wonogiri Bersinergi Kuatkan ETPD Melalui Workshop Bendahara
Wujudkan Transparansi, Bank Jateng Dukung Penuh Aplikasi e-Retribusi Pasar Jepara
Bank Jateng Gencarkan Inklusi Keuangan di Pemalang Government Autoshow 2025
Gemilang di Kancah Nasional: Bank Jateng Raih Penghargaan Dua Platinum dan Dua Gold Awards di TKMPN XXIX

Pelatihan ini dihadiri oleh 85 peserta yang antusias, terdiri dari Guru TPQ, Guru Madin, dan Imam Masjid penerima hibah peningkatan kesejahteraan.

Bank Jateng mengambil peran sentral dengan menghadirkan pegawai ahlinya. Martha, Analis Kredit Produktif Bank Jateng Cabang Blora, membawakan materi Kewirausahaan yang komprehensif, mencakup strategi pemasaran dan cara meningkatkan produksi. Sementara itu, Ari, Tim Pemasar Bank Jateng Cabang Blora, fokus pada Literasi Keuangan, mengajarkan manajemen keuangan yang baik serta mengenalkan program-program inovatif Bank Jateng yang dapat diakses oleh peserta.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Blora, Djoko Salbiyanto, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah perwujudan komitmen Bank Jateng untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor keagamaan.

"Kami melihat potensi besar pada para guru agama dan imam masjid ini untuk menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungan mereka. Oleh karena itu, Bank Jateng tidak hanya memberikan ilmu kewirausahaan dan literasi keuangan, tetapi juga siap memberikan dukungan nyata,' ungkap Djoko

Lebih lanjut, Djoko menjelaskan bahwa melalui program-program Bank Jateng, para peserta memiliki akses terhadap permodalan yang mudah dan terjangkau untuk mewujudkan ide usaha mereka. 

“Kami berharap, pelatihan ini menjadi titik awal bagi mereka untuk tidak hanya mengelola keuangan pribadi dengan baik, tetapi juga menjadi usahawan sukses yang memberi manfaat bagi santri dan masyarakat sekitar," tegas Djoko.

Harapannya, sinergi antara Kemenag dan Bank Jateng ini dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan jiwa wirausaha, sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan dalam membangun kemandirian ekonomi dan sosial di Kabupaten Blora.

***

tags: #bank jateng

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI