Akhirnya! Sempat Hanyut, Satu Mahasiswa UIN Walisongo Ditemukan di Sungai Jolinggo Kendal

kami dapat laporan dari BPBD Kendal

Kamis, 06 November 2025 | 08:15 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Kendal - Pencarian tim SAR gabungan terhadap korban terakhir yang hanyut di sungai Jolinggo Singorojo Kendal akhirnya membuahkan hasil. Korban terakhir atas nama Nabila Yulian Dessi Pramesti ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 10 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan awal pada Rabu 5 November 2025 pukul 21.50 WIB.

"Benar, kami dapat laporan dari BPBD Kendal bahwa ada warga setempat yang menemukan sesosok mayat dan kemudian diinfokan ke tim SAR yang standby di posko. Dan setelah dicek ternyata A1 bahwa yang ditemukan warga itu adalah korban terakhir yang sedang dicari,” kata kepala Kantor SAR Semarang, Budiono.

BERITA TERKAIT:
Seorang Pria Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo
Sempat Hanyut, Seorang Anak Ditemukan Tewas di Sungai Perak Kudus
Bermain bersama Dua Kakaknya saat Hujan, Seorang Anak 5 Tahun Hanyut di Sungai Perak Kudus
SAR Semarang Berhasil Temukan Nenek Wakijem yang Hilang di Hutan Kalialang
SAR Semarang Siap Dukung Kelancaran Nataru

Dengan ditemukannya Nabila, maka secara keseluruhan total 6 korban yang hanyut di Sungai Jolinggo sudah ditemukan semua.

"Terimakasih untuk tim SAR gabungan yang berjibaku dalam melakukan pencarian sehingga seluruh korban berhasil ditemukan. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk dapat lebih berhati-hati lagi dalam melakukan aktivitas di sungai apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini," Tutup Budiono. 

Seperti diberitakan sebelumnya, 15 mahasiswa UIN Walisongo Semarang tengah melakukan Praktek Kerja Nyata atau KKN di desa Getas, Singorojo, Kendal. Di sela-sela kegiatan, mereka melepas penat dengan bermain air di sungai yang tak jauh dari lokasi KKN pada Selasa (4/11/25) sekira pukul 13.30 WIB.

Pukul 14.00 WIB Saat asyik bermain, tanpa disadari debit air meningkat dengan cepat akibat hujan deras yang melanda hulu sungai. Sebanyak sembilan orang berhasil menyelamatkan diri, namun enam lainnya tak mampu menyelamatkan diri dan hanyut dihempas arus deras.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan dan juga menghubungi tim SAR. Tiga orang berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian, namun tiga lainnya hanyut tak tertolong sampai akhirnya, pada Rabu seluruh korban berhasil ditemukan.

Adapun Data Korban :

1. Riska Amelia (21 Th/P) asal Desa Penusuban RT 12 RW 1 Kec. Randudongkal Kab. Pemalang

2. Nabila Yulian Dessi Pramesti (21 Th/P) asal Desa Majasari RT 11 RW 2 Kec. Kalitidu Kab. Bojonegoro

3. Syifa Nadilah (21 Th/P) asal Dusun Gombong Desa Warungpring Kec. Warungpring Kab. Pemalang

4. Muhammad Jibril Asyarafi (21 Th/L) asal Jl. Ratu Kalinyamat RT 6 RW 9 Desa Krapyak Kec. Tahunan Kab. Jepara

5. Bima Pranawira (21 Th/L) asal Jl. Pangeran Diponegoro No.3 RT 2 RW 1 Sungonlegowo Kec. Bungah Kab. Gresik

6. Muhammad Labib Rizqi (21 Th/L) asal Jl Kihajar Dewantoro No.215 Gg 12a RT 2 RW 9 Ds. Noyonta Antasari Kec. Pekalongan Timur Kota Pekalongan.

***

tags: #sar semarang #mahasiswa #uin walisongo semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI