Sebanyak 369 Remaja Dilatih Jadi Peer Educator untuk Cegah Kawin Anak dan Kenakalan Remaja
Program ini melibatkan 369 remaja dari tujuh provinsi.
Sabtu, 08 November 2025 | 12:15 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jakarta - Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag) terus menguatkan peran remaja sebagai agen perubahan dalam membangun generasi tangguh, berkarakter, dan bebas dari perilaku berisiko. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Peer Educator Bimbingan remaja di Surabaya, Rabu (5/11/2025).
Program ini melibatkan 369 remaja dari tujuh provinsi, yaitu Medan (30 peserta), NTB (34), Lampung (15), Kalimantan Selatan (69), Jawa Tengah (21), Banten (60), Jawa Timur (80), dan Jawa Barat (60). Mereka berasal dari berbagai madrasah dan sekolah, di antaranya SMK Wachid Hasyim Pasuruan, MA Tachsinul Akhlaq Surabaya, MAN Surabaya, dan MA Darul Ulum Sidoarjo.
BERITA TERKAIT:
Polisi Amankan Delapan Remaja Bersajam yang Terlibat Tawuran di Jakpus
Belasan Remaja Diamankan Polisi karena Kedapatan Bawa Sajam dan Air Keras
Promosikan Judol di Media Sosial, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi
Terlibat Tawuran, Dua Remaja Bersajam Diamankan Polisi
Hendak Tawuran, Dua Remaja Bersajam Diamankan Polisi
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menjelaskan, program ini dirancang untuk membentuk duta remaja yang dapat menjadi perpanjangan tangan Kemenag dalam mengedukasi teman sebaya. “Sebagai duta, mereka memiliki semangat dan pengalaman untuk mencegah perkawinan anak serta seks pranikah. Ini adalah tugas yang sangat mulia,” ujar Zayadi saat membuka kegiatan.
Zayadi menambahkan, Peer Educator tidak hanya berperan memberi sosialisasi, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan di kalangan remaja. “Mereka bertindak sebagai agen strategis untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online, kenakalan remaja, serta perkawinan anak,” terangnya.
Menurutnya, pendekatan sebaya menjadi strategi yang efektif karena komunikasi antarremaja berlangsung lebih terbuka dan setara. “Keterlibatan remaja sangat penting karena mereka lebih mudah memahami persoalan sosial di lingkungannya dan mampu menularkan semangat perubahan secara alami,” jelasnya.
Zayadi menekankan bahwa tantangan remaja di era digital semakin kompleks. “Tantangan zaman sekarang luar biasa. Oleh karena itu, langkah-langkah mitigasi perlu dimulai sejak dini agar remaja siap menghadapi masa depan dengan karakter kuat, kesadaran sosial, dan spiritual yang kokoh,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto, menuturkan bahwa program Peer Educator merupakan bagian dari ikhtiar Kemenag dalam membangun generasi yang mampu menavigasi tantangan zaman dengan nilai-nilai Qur’ani.
“Melalui program ini, para siswa diharapkan mampu mengenali tantangan era digital, mengambil keputusan yang tepat, dan membangun keterampilan hidup sehat untuk mencegah perkawinan anak serta perilaku berisiko lainnya,” kata Zudi.
Ia menambahkan, para peserta juga dibekali keterampilan kepemimpinan dan komunikasi publik agar dapat menjadi panutan di lingkungan madrasah maupun sekolah. “Pembinaan remaja adalah langkah awal membangun keluarga yang kuat, sehat, dan berdaya, yang dimulai dari kesiapan generasi muda secara spiritual, emosional, dan sosial,” ujarnya.
Zudi berharap, gerakan Peer Educator ini dapat menumbuhkan ekosistem remaja yang saling menguatkan, mendorong perilaku positif, serta memperkokoh pondasi keluarga sakinah sejak dini—menuju generasi unggul Indonesia Emas 2045.
***Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semarang Siap Hadapi Banjir dengan Langkah Preventif: Belajar dari Bencana Sumatera
05 Desember 2025
OJK Sederhanakan Aturan Baru tentang Pergadaian
05 Desember 2025
Kaji Perda Jawa Tengah, Tim Analis Hukum Kemenkum Jateng Hadiri Rapat Analisis dan Evaluasi
05 Desember 2025
Polda Jateng Mulai Persiapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru
05 Desember 2025
Kemenkum Jateng Gelar Audit Kepatuhan PMPJ dan TKM bagi Notaris Surakarta dan Karanganyar
05 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Modernisasi Armada untuk Percepat Transformasi Layanan
05 Desember 2025
Logistik dan Personel dari Jawa Tengqh Tiba, Perkuat Penanganan Pascabencana di Sumbar
05 Desember 2025
PWI Jateng dan Pemkot Semarang Apresiasi Gelaran “Tiba-Tiba Badminton” yang Digelar Jurnalis FC
05 Desember 2025
Kawal MBG Berkualitas, BPOM RI Hadirkan Mobil Laboratorium Keliling
05 Desember 2025
Gandeng LDNU, Lapas Brebes Gelar Pelatihan Dzikir Manaqib Bagi Warga Binaan
05 Desember 2025

