Susu Run Boyolali 2025, Kembalikan Kejayaan Konsumsi Susu Lokal
Sumarno juga berharap, susu sapi dari Boyolali bisa masuk pada menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Minggu, 09 November 2025 | 20:29 WIB - Olahraga
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Boyolali– Sebanyak 1.600 pelari (runners) dari berbagai daerah maramaikan ajang olahraga lari bertajuk Susu Run Boyolali 2025, di Kabupaten Boyolali pada Minggu, 9 November 2025. Gelaran ini memiliki dua kategori yaitu 5K dan 10K.
Para peserta melewati rute-rute yang menunjukkan ikon Boyolali seperti Tugu Susu Tumpah, Tugu Jagung, Tugu Boulevard Soekarno, dan rute lainnya, dengan pemandangan alam yang mempesona. Pada gelaran ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno ambil bagian menjadi peserta pada kategori 10K.
BERITA TERKAIT:
Susu Run Boyolali 2025, Kembalikan Kejayaan Konsumsi Susu Lokal
Dana Transfer ke Daerah Turun, Gubernur Luthfi Pastikan Fiskal Pemprov Jateng Tidak Terganggu
Alhamdulillah, TMMD Sengkuyung Desa Sarimulyo Boyolali 100 Persen Rampung
Pemprov Jateng Telah Salurkan Bantuan 17 Ribu RTLH, Mbah Wagiman: Hidup Nyaman dan Sehat di Masa Tua
Hadiri Kontes dan Expo Sapi, Gubernur Luthfi: Penanda Jateng Jadi Lumbung Ternak Nasional
Ajang ini memadukan pariwisata olahraga (sport tourism), sekaligus promosi menggemakan kembali kejayaan susu sapi produksi peternak lokal.
Sumarno mengatakan, produk susu sapi lokal telah menjadi merek dagang (trademark) Kabupaten Boyolali. Oleh karenanya, identitas produk susu sapi khas Boyolali perlu terus digencarkan. "Mudah-mudahan dengan even seperti ini akan mengembalikan kejayaan susu Boyolali,” kata dia.
Apalagi, lanjut dia, kualitas susu sapi yang diproduksi oleh peternak di Boyolali punya kualitas bagus. Buktinya, produknya banyak diminati oleh pasar.
Dalam kesempatan itu, Sumarno juga berharap, susu sapi dari Boyolali bisa masuk pada menu program makan bergizi gratis (MBG). "Karena potensi kebutuhan MBG ini banyak. Tentu saja menjadi pasar potensial untuk menyerap produksi susu sapi peternak di Boyolali," katanya.
Pemerintah Provinsi Jateng, kata dia, selalu mendorong agar melalui program MBG mampu merangkul semua instrumen perekonomian. Baik dari kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), petani, peternak, nelayan, dan elemen masyarakat lainnya.
Salah seorang peserta lari kategori 10K asal Kota Surakarta, Muhammad Alting mengaku, senang mengikuti gelaran tersebut. Selain rute yang ditawarkan menarik, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyemarakkan kembali konsumsi susu sapi dari peternak lokal.
"Karena Boyolali terkenal dengan kota susu. Ya, pokoknya minum susu setiap hari, badan sehat selalu. Harapannya, semoga Boyolali semakin maju dan berkembang," ucapnya.
***tags: #kabupaten boyolali #sport tourism #susu sapi #sumarno #makan bergizi gratis
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semarang Siap Hadapi Banjir dengan Langkah Preventif: Belajar dari Bencana Sumatera
05 Desember 2025
OJK Sederhanakan Aturan Baru tentang Pergadaian
05 Desember 2025
Kaji Perda Jawa Tengah, Tim Analis Hukum Kemenkum Jateng Hadiri Rapat Analisis dan Evaluasi
05 Desember 2025
Polda Jateng Mulai Persiapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru
05 Desember 2025
Kemenkum Jateng Gelar Audit Kepatuhan PMPJ dan TKM bagi Notaris Surakarta dan Karanganyar
05 Desember 2025
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Modernisasi Armada untuk Percepat Transformasi Layanan
05 Desember 2025
Logistik dan Personel dari Jawa Tengqh Tiba, Perkuat Penanganan Pascabencana di Sumbar
05 Desember 2025
PWI Jateng dan Pemkot Semarang Apresiasi Gelaran “Tiba-Tiba Badminton” yang Digelar Jurnalis FC
05 Desember 2025
Kawal MBG Berkualitas, BPOM RI Hadirkan Mobil Laboratorium Keliling
05 Desember 2025
Gandeng LDNU, Lapas Brebes Gelar Pelatihan Dzikir Manaqib Bagi Warga Binaan
05 Desember 2025

