Aparat kepolisian dari Polsek Kota Wonosobo saat melakukan olah TKP di sebuah rumah kost. Foto : emhaka putra/kuasakata.com

Aparat kepolisian dari Polsek Kota Wonosobo saat melakukan olah TKP di sebuah rumah kost. Foto : emhaka putra/kuasakata.com

Seorang Pria di Wonosobo Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumah Kos

Pihak keluarga menolak autopsi.

Selasa, 11 November 2025 | 12:53 WIB - Ragam
Penulis: Emhaka . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Wonosobo- Seorang pria berinisial HFT (28) asal Sapuran ditemukan tewas gantung diri di jemuran lantai dua rumah Kost Anjana, Kampung Puntuksari, Desa Wonosobo Barat, Senin (10/11/2025) sore.

Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar. Korban diketahui merupakan seorang karyawan swasta di Wonosobo. Korban ditemukan pertama kali oleh istri sirinya, KH (25), yang tinggal bersama di kost tersebut.

BERITA TERKAIT:
Seorang Pria di Wonosobo Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumah Kos
Innalillahi, Seorang Pria Nekat Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung
Warga Cikande Dihebohkan Penemuan Mayat Tergantung di Bak Truk
Duka di Sumenep: Kakek 100 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Area Pemakam
Polisi Usut Kasus Pasutri Tewas di Jakbar, Suami Diduga Bekap Istri sebelum Meninggal

Usai mendapatkan laporan, Personel Polsek Wonosobo bersama Unit Identifikasi dan SPKT Polres Wonosobo mendatangi lokasi kejadian dan ditemukannya seorang pria yang telah meninggal dunia. 

Kapolsek Kota Wonosobo Kompol Sunaryono, SH, Selasa (11/11/2025), melaporkan korban diduga meninggal akibat gantung diri di jemuran lantai dua rumah kos di wilayah Wonosobo Barat, Kecamatan/Kabupaten Wonosobo

"Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban yang kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonosobo," katanya.

Menurut Kapolsek, petugas telah melakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi dan SPKT. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD KRT Soetjonegoro untuk pemeriksaan medis. 

"Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya. 

Tolak Autopsi

Pihak keluarga yang diwakili oleh ibu kandung korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi. 

Dari keterangan kepolisian, dua hari sebelumnya korban dan KH sempat berselisih. Pagi hari sebelum ditemukan tewas, korban menghubungi KH agar pulang ke kost.

"Setelah sempat makan bersama di warung bakso, keduanya kembali ke kost sekitar pukul 15.30 WIB.Tak lama setelah tiba, KH beristirahat di kamar dan memanggil korban yang tak kunjung menjawab," paparnya.

Saat keluar kamar, KH mendapati korban sudah tergantung di jemuran menggunakan sarung warna kuning.

Petugas Polsek Wonosobo yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo.

Dari hasil pemeriksaan dokter jaga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi.

Polisi memastikan kasus ini murni dugaan bunuh diri dan telah menutup penanganan setelah olah TKP dilakukan.

***

tags: #gantung diri #kabupaten wonosobo #polres wonosobo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI