Tenggelamnya Kapal Feri di Sungai Mahakam Sebabkan Tujuh Orang Tewas

Satu orang masih dalam pencarian.

Kamis, 13 November 2025 | 10:13 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kubar - Sebanyak tujuh orang ditemukan meninggal dunia akibat kecelakaan kapal feri yang tenggelam di Sungai Mahakam, wilayah Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Balikpapan Endrow Sasmita menerangkan, feri tersebut mengangkut 28 penumpang.

BERITA TERKAIT:
Polri Bersama Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah
Polri Masih Cari Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar
Kapal Nelayan Hangus Terbakar di Jakut, Diduga akibat Korsleting Mesin
Kebakaran Hanguskan Sebuah Kapal di Jakut, 80 Personel Dikerahkan
Tenggelamnya Kapal Feri di Sungai Mahakam Sebabkan Tujuh Orang Tewas

“Dari jumlah tersebut terdapat 20 orang selamat, tujuh orang ditemukan meninggal, dan satu orang masih dalam pencarian," ujarnya dikutip, Kamis.

Sebelumnya, operasi SAR gabungan ini dibuka setelah laporan kecelakaan kapal yang diduga kelebihan muatan, sehingga kemudian tenggelam pada Senin (10/11) malam lalu.

Mendapat laporan tersebut, SAR Balikpapan memberangkatkan Tim Search and Rescue Unit (SRU) dari Balikpapan pada Selasa (11/11) pukul 00.35 Wita dan tiba di lokasi pencarian pada pukul 12.35 Wita.

Sementara itu dalam pencarian hari kedua Rabu ini, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian sejak pukul 07.00 Wita. Proses pencarian melibatkan penyisiran di permukaan air, observasi di sekitar lokasi kapal tenggelam, serta penyelaman oleh tim khusus yang terdiri dari personel Basarnas dan Brimob Pas Pelopor 2.

"Hasil pencarian hari kedua, tim berhasil mengevakuasi tujuh korban. Mereka ditemukan dalam kondisi meninggal. Korban pertama atas nama Marselus Bouk alias Cello (24) ditemukan pukul 06.00 Wita pada koordinat 0°3'31.60"S 115°36'56.30"E dengan jarak 3,69 km dari titik kejadian," katanya.

Disusul penemuan korban lainnya atas nama Anci Anwar (50), Dedy (30), Yanto (40), Ilham (27), Asmanu/Bogel (55), dan Ira (24), di lokasi yang berbeda dengan jarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi kejadian.

“Upaya penyelaman untuk meninjau badan kapal sempat dilakukan pada pukul 15.00 Wita tadi, namun kegiatan tersebut dihentikan karena kondisi arus yang sangat deras sehingga membahayakan bagi penyelam," kata Endrow.

Meski demikian tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi dengan metode penyisiran di permukaan sungai hingga menjelang sore. Pukul 17.30 Wita tim melaksanakan pertemuan kecil dan beristirahat sementara.

Sejumlah unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini antara lain Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud Reser Kutai Barat, BPBD Provinsi Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, tenaga medis, serta masyarakat setempat.

"Berbagai peralatan digunakan dalam operasi ini, seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam. Meski terkendala arus deras dan kondisi cuaca berawan, seluruh unsur SAR tetap berkomitmen melanjutkan pencarian," ujarnya.

***

tags: #kapal #tenggelam #tewas #sungai mahakam

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI