Kemenkes Pastikan Pemerataan Layanan Kesehatan Gigi di Indonesia

Penyakit gigi sebagai salah satu masalah kesehatan terbesar.

Minggu, 16 November 2025 | 09:24 WIB - Ragam
Penulis: Hafifah Nurchasanah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Pemerintah memastikan ketersediaan dan pemerataan perbekalan kesehatan, termasuk instrumen dan bahan habis pakai, agar layanan kesehatan gigi dapat diakses tidak hanya di kota besar tetapi juga hingga fasilitas kesehatan di daerah terpencil.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalucia menegaskan pemerataan perbekalan kesehatan menjadi langkah penting mengingat tingginya beban masalah gigi di masyarakat.

BERITA TERKAIT:
Kemenkes Pastikan Pemerataan Layanan Kesehatan Gigi di Indonesia
Kemenkes Sebutkan Belum Ada Kasus HMPV di Indonesia
Pemkab Purworejo Raih Penghargaan STBM Award 2024 Tingkat Pratama
Pemprov Jateng Terima Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dari Kemenkes
Kemenkes Tambah Anggaran Rp3,2 Triliun untuk Hadiah Medical Check Up bagi WNI yang Ulang Tahun

"Utamanya di puskesmas-puskesmas. Kita akan mempermudah distribusi alat kesehatan sampai ke puskesmas karena justru deteksi dini ada di puskesmas sebagai bagian dari tindakan preventif," terang Dirjen Rizka dikutip, Minggu.

“Hingga 57 persen penduduk Indonesia mengalami masalah gigi dalam satu tahun terakhir, sementara kita masih kekurangan lebih dari 2.700 dokter gigi di tingkat puskesmas,” lanjutnya.

Ia menyebut penyakit gigi sebagai salah satu masalah kesehatan terbesar, terutama pada kelompok lansia yang mencapai 59,4 persen.

Adapun kasus karies, gigi berlubang, gigi tanggal, hingga radang gusi masih mendominasi.

***

tags: #kementerian kesehatan #gigi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI