Kepala BNPB Suharyanto saat melakukan penanaman pohon di bukit Swiss Van Java Desa Mlandi Garung Wonosobo. Foto : emhaka putra/kuasakata.com
Peringati Hari Pohon Se-Dunia, BNPB Tanam Pohon di Bukit Swiss Van Java Wonosobo
Suharyanto menyebut bahwa jumlah bencana pada tahun 2025 memang menurun dibanding 2024.
Jumat, 21 November 2025 | 17:37 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Wonosobo- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar puncak acara penanaman 100.000 bibit bertepatan dengan peringatan Hari Pohon Sedunia Swiss Van Java, Kabupaten Wonosobo, Jumat (21/11/2025)
Kegiatan ini merupakan bagian dari Sosialisasi Inovasi Pendanaan Penanggulangan Bencana Wilayah yang berlangsung serentak di empat Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Banten.
BERITA TERKAIT:
Peringati Hari Ibu 2025, Bupati Gunungkidul dan Bintang Puspayoga Tanam Seribu Pohon
Peringati Hari Pohon Se-Dunia, BNPB Tanam Pohon di Bukit Swiss Van Java Wonosobo
HUT Ke-114, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Tanam Pohon di Sejumlah Sumber Air
Bentuk Komitmen Terhadap Lingkungan, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Gelar Aksi "Green Action" Tanam Ribuan Pohon di Tanjung Mas Semaran
Sebanyak 5.000 Bibit Pohon Akar Wangi dan 150 Bibit Alpukat Siger Ditanam di Desa Senden Boyolali
Seremoni terbesar digelar di Wonosobo karena Jawa Tengah menjadi lokasi penanaman terbanyak, yakni 68.000 bibit yang tersebar di Banjarnegara dan Wonosobo sebagai upaya memperkuat vegetasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto hadir bersama jajaran Kementerian Kehutanan dan pemerintah daerah. Dia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan.
“Ini adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dalam pencegahan atau mitigasi sebelum terjadi bencana. Indonesia termasuk wilayah rawan bencana. Karena itu, upaya pencegahan bencana harus intensif dilakukan,” ucapnya.
Suharyanto mengingatkan bahwa tahun 2025 masih dihantui cuaca ekstrem. Prediksi BMKG, cuaca ekstrem dan curah hujan termasuk di Jawa ini relatif tinggi.
Suharyanto menyebut bahwa jumlah bencana pada tahun 2025 memang menurun dibanding 2024, tetapi risikonya tetap tinggi. Tahun 2025 ini masih ada satu bulan. Mudah-mudahan musibah bencana di akhir tahun ini tidak terjadi lagi.
"Kalau jumlah bencananya dibandingkan 2024 memang relatif menurun jumlahnya, termasuk dampaknya, baik yang meninggal atau luka-luka. Struktur yang rusak ini terlihat penurunan, tapi jumlahnya juga masih sangat besar," jelasnya.
Ia berharap gerakan menanam menjadi kebiasaan nasional yang akan rutin dilakukan setiap tahunnya sekaligus mitigasi bencana. “Ini bukan hanya gerakan satu tahun sekali, menanam satu pohon ini sangat berarti bagi kita semua,” imbuhnya.
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein menegaskan bahwa program ini harus menjadi agenda berkelanjutan. “Saya mengucapkan terima kasih, Wonosobo menjadi salah satu projek dari penanaman vegetasi untuk mitigasi di sana," lanjutnya.
"Kami berharap kolaborasi terus berjalan khususnya di Kabupaten Wonosobo. Ini nanti juga penanaman pada bukan hanya satu tahun sekali, kita berlanjut untuk program-program selanjutnya,” tandasnya.
Pusat kegiatan di Swiss Van Java Wonosobo menandai tekad BNPB dan pemangku kepentingan untuk memperkuat mitigasi bencana melalui rehabilitasi lingkungan.
Dengan penanaman 100.000 bibit di empat provinsi, gerakan ini diharapkan menjadi budaya nasional dalam menjaga DAS dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
***tags: #penanaman pohon #kabupaten wonosobo #badan nasional penanggulangan bencana #hari pohon sedunia
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Seorang Pria Tenggelam di Waduk Wadaslintang Wonosobo
13 Januari 2026
Wagub Jateng Apresiasi Peradaban Kampung Kauman Semarang
13 Januari 2026
Tuntut Evaluasi Kurator, Ratusan Eks Pekerja Sritex Gelar Aksi Damai di PN Semarang
13 Januari 2026
Banjir Rendam Jalur Pantura, Arus Pati–Rembang Tersendat hingga 3 Kilometer
13 Januari 2026
Disnaker Jateng Catat Penurunan Angka Pengangguran di Bawah Rata-rata Nasional
13 Januari 2026
Catat! Sementara Waktu, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat
13 Januari 2026
Arah Baru Hukum Pidana Indonesia, Kemenkum Jateng Sosialisasikan KUHP Nasional
13 Januari 2026
Bupati Paramitha Serahkan Kacamata Gratis Bagi 100 Marbot Masjid di Brebes
13 Januari 2026
Dukung Pendidikan, Bank Jateng Beri Beasiswa Pelajar Kudus
13 Januari 2026
