Lewat Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sragen Perkuat Fondasi Data
Bupati Sigit Pamungkas menegaskan bahwa sensus merupakan fondasi utama.
Selasa, 25 November 2025 | 09:47 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Sragen — Pemerintah Kabupaten Sragen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Sragen menggelar Sosialisasi sensus ekonomi 2026 (SE2026) dengan tema “Sragen Bergerak Bersama: Sukseskan sensus ekonomi 2026 untuk Pembangunan yang Lebih Tepat”. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Senin (24/11/2025) di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas, dan dihadiri oleh Kepala BPS Sragen Eko Sugiharto, jajaran perangkat daerah, serta tamu undangan.
BERITA TERKAIT:
Pemkab Sragen Gaungkan Stop Silent Treatment di Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan
Lewat Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sragen Perkuat Fondasi Data
Pemkab Sragen Gelar Kegiatan Sragen GAS 2025, Ini Tujuannya!
Pemkab Sragen dan PLN Beri Sambungan Listrik Baru bagi Warga Kurang Mampu
Pemkab Sragen Wujudkan Pemerintahan Digital yang Aman dan Terpercaya
Dalam sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas menegaskan bahwa sensus merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik. Menurutnya, tanpa data yang akurat, pemerintah akan melangkah tanpa dasar yang jelas.
“Dalam melaksanakan sensus dibutuhkan ketelitian dan metodologi yang baku agar hasilnya valid dan menggambarkan kondisi objektif masyarakat. Karena ini sensus, setiap individu akan didatangi satu per satu sehingga datanya benar-benar dapat kita optimalkan untuk kebijakan statistik,” ujarnya.
Bupati Sigit mengibaratkan pentingnya data sebagai penerang dalam pengambilan keputusan.
“Data itu ibarat cahaya di tengah kegelapan. Jika kita berjalan tanpa data, maka yang kita gunakan hanya perasaan, dan kemungkinan salahnya jauh lebih besar. Seperti berjalan dengan mata tertutup, tampak lurus, tetapi sebenarnya melenceng jauh dari tujuan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan data yang kuat agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Agar pemerintah tidak berjalan dalam gelap, maka data harus menjadi penerang. Dengan data yang akurat, kita dapat merumuskan kebijakan secara lebih presisi dan terukur,” tambahnya.
Kepala BPS Sragen, Eko Sugiharto, menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda nasional untuk memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh. Ia juga menyampaikan bahwa SE2026 berfungsi sebagai dasar pembentukan berbagai indikator ekonomi yang dibutuhkan daerah untuk evaluasi kebijakan.
“Data sensus menjadi kerangka dasar bagi survei-survei berikutnya. Banyak kebijakan pemerintah, termasuk program seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, dan perizinan berbasis OSS, membutuhkan data yang tepat agar implementasinya berjalan sesuai regulasi,” jelasnya.
***tags: #pemkab sragen #sensus #ekonomi
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Banjir Rendam Jalur Pantura, Arus Pati–Rembang Tersendat hingga 3 Kilometer
13 Januari 2026
Disnaker Jateng Catat Penurunan Angka Pengangguran di Bawah Rata-rata Nasional
13 Januari 2026
Catat! Sementara Waktu, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat
13 Januari 2026
Arah Baru Hukum Pidana Indonesia, Kemenkum Jateng Sosialisasikan KUHP Nasional
13 Januari 2026
Bupati Paramitha Serahkan Kacamata Gratis Bagi 100 Marbot Masjid di Brebes
13 Januari 2026
Dukung Pendidikan, Bank Jateng Beri Beasiswa Pelajar Kudus
13 Januari 2026
Polda Jateng Kini Punya Direktorat PPA dan PPO, Upaya Perkuat Penegakkan Hukum Kaum Rentan
13 Januari 2026
Sumarno Pastikan Penanganan Cepat Dugaan Keracunan MBG di Grobogan
13 Januari 2026
Dukung Produk UMKM, Mongol Ajak Masyarakat Borong Produk Napi Lapas Semarang
13 Januari 2026
Perkuat Konektivitas Wilayah Kepulauan, Gubernur Jateng Resmikan Bus DAMRI Karimunjawa
13 Januari 2026

